Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Tangkapan layar video siswa asal Sleman kesurupan yang viral di media sosial / Twitter
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah siswa SMP asal Sleman yang mengalami kesurupan massal saat study tour di Bali pada Senin (12/12/2022) kini sudah dalam kondisi baik. Kepala sekolah salah satu SMP yang siswanya kesurupan mengakui ada siswanya yang tak sengaja menendang sesajen.
Kesurupan masal tersebut melibatkan sejumlah siswa dari dua SMP di Sleman, yakni SMPN 2 Ngemplak dan SMPN 1 Cangkringan. Kepala Sekolah SMPN 2 Ngemplak, Endang, mengatakan saat ini rombongannya sudah dalam kondisi sehat dan melanjutkan tour ke Joger.
Ia menceritakan awal mula kesurupan masal tersebut ketika rombongan setelah menyaksikan Tari Barong tiba-tiba ada dua siswa yang kesurupan. “Itu sudah terkondisi, selesai. Kemudian di Krisna, ada sekitar empat orang kesurupan lagi,” ujarnya, Selasa (13/12/2022).
Semua siswa yang kesurupan tersebut bisa disadarkan setelah meminta bantuan dari ahli spiritual setempat. “Cuma yang kemaren kesurupan masih lemas, maklum energinya terkuras. Sudah kami dampingi, bacain ayat kursi, yasin, sekarang sudah sehat semua,” katanya.
Ia menegaskan para siswa sudah diwanti-wanti untuk selalu berhati-hati dan menghormati adat setempat. Namun ada siswa yang tanpa sengaja menendang sesajen. “Tanpa sengaja menendang sesajinya itu di Tanah Lot,” ungkapnya.
Terkait kejadian ini, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Sleman. "Tadi sudah kita lakukan koordinasi ternyata memang benar anak-anak kami. Dari Ngemplak dan Cangkringan," katanya.
Kustini menuturkan untuk kronologi detail masih akan didalami oleh dinas terkait bersama dengan sekolah. Kustini juga meminta untuk para guru maupun pendamping dapat terus menjaga peserta didik yang sedang menjalankan kegiatan di luar sekolah.
BACA JUGA: Begini Kronologi Lengkap Kisruh Meikarta hingga Didemo Pembeli
"Sebisa mungkin para guru dan pendamping mengawasi betul aktifitas siswanya. Dipantau dan jangan sampai ada yang terlewat. Untuk para siswa harus menjaga diri dan apabila kelelahan dapat beristirahat yang cukup,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.