Harian Jogja Raih Media Brand Awards 2026 Kategori Media Lokal Terbaik
Harian Jogja meraih Media Brand Awards 2026 kategori Media Lokal Terbaik dari SPS, mempertegas komitmen menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Puluhan perahu jongkong bersandar di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, belum lama ini./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY telah menyiapkan sejumlah skenario untuk membatasi jumlah pengunjung pada suatu destinasi. Cara ini dilakukan agar tidak menimbulkan kemacetan sata libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyatakan koordinasi lintas sektor telah menyepakati pembatasan jumlah wisatawan pada setiap destinasi wisata. Selain untuk pemerataan, upaya itu sekaligus mencegah penumpukan jumlah wisatawan di sejumlah destinasi.
“Langkah yang kami lakukan adalah memeratakan event dalam rangkaian libur Nataru,” katanya, Jumat (16/12/2022).
Pembatasan dilakukan sesuai dengan kapasitas setiap destinasi wisata. Selain itu, pengelola wisata diminta untuk menyediakan fasilitas untuk memastikan daya dukung lingkungan suatu destinasi wisata termasuk memadai. Jangan sampai objek wisata kelebihan kapasitas yang berdampak pada kemacetan atau kepadatan arus serta menjadikan wisatawan tidak nyaman.
BACA JUGA: Libur Telah Tiba, Ini Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan di Gunungkidul
Selain memecah event di sejumlah destinasi secara menyebar, Dispar DIY membuat sejumlah informasi rekomendasi bagi wisatawan agar memiliki sejumlah pilihan dalam merayakan libur Nataru. Informasi tersebut diharapkan menjadi petunjukan bagi wisatawan yang berlibur di Jogja.
“Misalnya seperti event di Breksi dari sore ada pementasan diakhiri wayang kulit. Kemudian di Wediombo ada surfing,” katanya.
Singgih mengatakan petugas akan memberikan berbagai informasi terkait layanan bagi wisatawan. “Melalui pos kami akan memantau untuk melihat bagaimana kapasitas suatu destinasi wisata. Ketika satu destinasi sudah penuh, wisatawan dialihkan ke destinasi terdekat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harian Jogja meraih Media Brand Awards 2026 kategori Media Lokal Terbaik dari SPS, mempertegas komitmen menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Pameran Jejak Warna di GIK UGM menghadirkan 46 karya dari 32 seniman neurodivergen dan mendorong ruang seni yang inklusif.
Kulonprogo menjadi tuan rumah Kejurda III NPCI DIY 2026 yang diikuti 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten dan kota di DIY.
Putra petani asal Banyumas, Mohamad Toriq Anwar, menjadi lulusan terbaik IPDN 2026 dan menerima penyematan pangkat langsung dari Presiden Prabowo.
Pemangkasan anggaran Perpusnas 2026 dan perkembangan AI dinilai UMY menjadi tantangan besar bagi budaya membaca dan literasi masyarakat.
John Herdman menyebut laga Indonesia melawan Vietnam menjadi peluang besar untuk menguasai Grup A Piala AFF 2026 dan membuka jalan ke semifinal.