24 Kendaraan Terjaring dalam Operasi Gabungan di Jalan Bantul, Ini Pelanggarannya
Dishub Jogja menjaring 24 kendaraan dalam operasi gabungan di Jalan Bantul. Mayoritas pelanggaran terkait masa berlaku uji KIR.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA–Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jogja membentuk Kelurahan Bersih Narkoba (Kelurahan Bersinar) sejak 2021. Melalui program Kelurahan Bersinar, berbagai langkah diupayakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Lurah Kelurahan Sorosutan, Muhammad Zulazmi menyampaikan melalui program tersebut upaya mengkampanyekan bahaya narkoba terus dilakukan melalui berbagai kegiatan di tingkat kelurahan.
BACA JUGA : Baru Bebas, Pengedar Narkoba di Jogja Masuk Bui Lagi
“Ada beberapa kegiatan yang dilakukan bersama [Kelurahan Sorosutan dan BNN Jogja], pertama kampanye anti narkoba melalui beberapa kegiatan di kelurahan,” katanya.
Melalui kegiatan di tingkat kelurahan, antara lain pertemuan PKK, jalan sehat, dan pengajian, BNN Jogja memberikan penyuluhan terkait Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (P4GN) secara langsung.
“[melalui Kelurahan Bersinar] Supaya masyarakat jadi punya kesadaran bersama kalau narkoba ini berbahaya, harus dihindari,” katanya.
Menurut Muhammad, penyadaran masyarakat perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. “Setiap orang berlalu, kemudian [masyarakat akan memiliki kesadaran]narkoba ini menjadi soal yang harus mendapat perhatian,” katanya.
Selain itu, sejumlah spanduk serta poster mengenai bahaya narkoba ditempel di sekitar area Kelurahan Sorosutan. Melalui program tersebut diharapkan kelurahan dapat menjadi garda terdepan untuk mewujudkan Indonesia bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Bagi ada warga yang terpapar narkoba, layanan rehabilitasi akan ditawarkan melalui layanan kesehatan yang telah menjalin kerjasama dengan BNN Jogja, baik puskesmas maupun rumah sakit. “War on drugs harus ada kolaborasi bersama bukan hanya BNN sendiri,” katanya.
Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba perlu kerja sama berbagai pihak, tidak hanya BNN Jogja. Dalam hal ini, kelurahan berupaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di tingkat paling bawah.
Melalui Kelurahan Bersinar, Muhammad berharap, masyarakat sendiri dapat memiliki kesadaran dan komitmen bersama dalam upaya war on drugs.
BACA JUGA : BNNP DIY Ajak Masyarakat Berolahraga agar Tak Terjerumus
"Harapan kami masyarakat jadi lebih waspada, kemudian memiliki tekad bersama untuk memberikan perhatian lebih pada narkoba, karena narkoba bukan masalah yang jauh, kadang juga ada disekitar kita. Sehingga [diharapkan] penyalahgunaan narkoba bisa terdeteksi secara dini, kalau dihilangkan tidak bisa, diminimalisisasi seminimal mungkin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Dishub Jogja menjaring 24 kendaraan dalam operasi gabungan di Jalan Bantul. Mayoritas pelanggaran terkait masa berlaku uji KIR.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.
Lima penerima bantuan RTLH Sleman mengundurkan diri sehingga Rp68 juta anggaran tidak terserap. Sebanyak 461 unit rumah tetap direhabilitasi.