Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta SMA/SMK tetap mewajibkan siswa dan tenaga pendidik menggunakan masker di lingkungan sekolah meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah dicabut
"Pemakaian masker tetap. Sekarang kan kerumunan yang diperbolehkan tapi kalau pencegahan dengan masker di sekolah masih," kata Wakil Kepala Disdikpora DIY Suhirman di Jogja, Kamis (5/1/2022).
Menurut dia, penerapan protokol kesehatan, khususnya memakai masker serta budaya mencuci tangan penting dipertahankan untuk menjaga kesehatan peserta didik.
Adapun aturan jaga jarak serta pengukuran suhu tubuh saat memasuki lingkungan sekolah, dikatakan Suhirman, sudah ditiadakan.
Satuan tugas (Satgas) pencegahan COVID-19 yang telah terbentuk di masing-masing SMA/SMK di DIY juga tidak dibubarkan mengingat status pandemi belum berakhir.
BACA JUGA: Abrasi di Pantai Pandansari Bantul Rusak Jalan Aspal hingga Robohkan Pohon Cemara
Guru konseling bersama siswa yang tergabung dalam Satgas COVID-19 di sekolah, kata dia, tetap bertugas mengingatkan pentingnya prokes.
"Secara mutlak kan status pandemi belum beralih ke endemi meski PPKM berakhir sehingga kewaspadaan tetap perlu meski secara psikologis tidak ada lagi kepanikan," kata dia.
Selain mempertahankan prokes, menurut Suhirman, Disdikpora DIY bersama Dinkes DIY akan menggalakkan percepatan vaksinasi penguat (booster) bagi pelajar karena hingga kini cakupannya masih rendah.
"Booster memang belum maksimal. Persentasenya antara 25 sampai 30 persen," kata dia.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DIY Agus Priyanto menyebutkan hingga 5 Januari 2023, cakupan vaksinasi penguat untuk sasaran remaja di DIY masih mencapai 34.226 orang atau 10,98 persen dari total sasaran 311.596 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Gunungkidul memastikan tiket wisata pantai tetap menggunakan skema per kawasan. Pengunjung dinilai lebih diuntungkan dibanding tiket per destinasi.
Polda Metro Jaya menangkap MY, terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15. Polisi masih mendalami motif dan tujuan pelaku.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati Sukoharjo usai Etik Suryani ditetapkan KPK.
Mahfud MD menilai pengalihan penyidikan kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejaksaan Agung tidak dikenal dalam KUHAP.
Bank Mandiri menghadirkan DHE Tracker di Kopra by Mandiri untuk memudahkan eksportir memenuhi ketentuan DHE SDA sesuai PP Nomor 8 Tahun 2025.