Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Tangkapan layar terjadinya awan panas di lereng Barat Gunung Merapi, Senin (6/12/2021)/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas erupsi Gunung Merapi dalam sepekan teramati tidak terlalu tinggi. Hanya ada tiga guguran lava yang terlihat dan tidak ada kemunculan awan panas dalam sepekan. Sejumlah kegempaan masih terjadi.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, menjelaskan pada minggu ini guguran lava teramati sebanyak tiga kali ke arah barat daya, tepatnya hulu Kali Bebeng dan Kali Putih. "Dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter,” ujarnya, Sabtu (14/1/2023).
Suara guguran terdengar dari Pos Babadan sebanyak enam kali dengan intensitas rendah hingga sedang. Sementara untuk awan panas dalam sepekan terakhir tidak teramati kemunculannya. Kedua kubah lava juga tidak menunjukkan adanya perubahan signifikan.
“Tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan dari kubah barat daya dan kubah tengah. Volume kubah barat daya terhitung tetap, yaitu sebesar 1.616.500 meter kubik, sedangkan untuk kubah tengah sebesar 2.772.000 meter kubik,” ungkapnya.
Baca juga: Dua Anak di Sleman Diduga Keracunan Chiki Ngebul
Dalam minggu ini kegempaan Gunung Merapi masih cukup tinggi. Tercatat 664 kali gempa Vulkanik Dalam, 17 kali gempa Vulkanik Dangkal, 75 kali gempa Fase Banyak, 261 kali gempa Guguran, satu kali gempa Hembusan dan 10 kali gempa Tektonik.
Pemantauan deformasi Gunung Merapi pada minggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Kendati sempat terjadi hujan, tidak dilaporkan adanya penambahan aliran dan lahar dari sungai-sungai yang berhulu di Merapi.
Status Gunung Merapi sampai saat ini masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya dan tenggara maksimal sejauh 7 Km dari puncak. “Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.