Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Seorang pekerja sedang memindahkan jagung dari truk yang terlibat kecelakaan tunggal di Tanjakan Bundelan di Kalurahan Jurangjero, Ngawen. Senin (30/1/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan Gunungkidul melarang kendaraan bermuatan berat maupun bus pariwisata melewati tanjakan Bundelan di Kalurahan Jurangjero, Ngawen. Larangan ini diberikan mengingat kondisi jalan tersebut yang esktrem dan rawan kecelakaan.
BACA JUGA: Tanjakan Bundelan Butuh Normalisasi
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, sudah melakukan pemetaan jalur rawan di Gunungkidul. Salah satu lokasi yang dinilai rawan kecelakaan adalah tanjakan Bundelan di Kalurahan Jurangjero.
Kondisi jalur ini dinilai terlalu ekstrem karena jalannya yang sangat curam. Guna menghindari terjadinya kecelakaan, ia mengaku sudah membuat imbauan agar kendaraan berat atau penuh muatan dan bus pariwisata dilarang melintas jalur ini, baik yang akan menuju keluar Gunungkidul dari sisi utara.
“Bisa lewat jalur lain seperti Sambeng atau Candirejo, Semin,” katanya, Senin (30/1/2023).
Ia mengaku untuk antisipasi sudah memasang rambu lalu lintas yang melarang kendaraan berat naik di tanjakan Bundelan. Adapun lokasinya berada di simpang tiga pada saat akan naik ke tanjakan.
“Ya kalau dilihat dari map, maka jalur ini yang tercepat menuju Gunungkidul. Tapi karena jalur yang dinilai ekstrem, maka kendaraan kecil saja yang diperbolehkan melintas,” katanya.
Kapolsek Ngawen, AKP Harjiyanto mengatakan, pada Minggu (29/1/2023) malam terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan truk penuh muatan jagung di Tanjakan Bundelan. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sopir nekat melalui jalur ini karena tidak hafal jalan.
“Ngomongnya baru sekali melintas sehingga mengikuti jalur yang ada,” katanya.
Meski terjadi kecelakaan tunggal, Harjiyanto memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopir dan kenek berhasil menyelamatkan diri, sedangkan truk masih dalam proses evakuasi karena terperosok jurang sedalam sepuluh meter.
“Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp30 juta karena truk mengalami kerusakan yang cukup parah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.