Sekaten 2026 Digelar Sederhana, Miyos Gangsa Bisa Disaksikan Warga
Sekaten dan Grebeg Maulud 2026 digelar sederhana. Miyos Gangsa di Pagelaran Keraton Jogja dibuka untuk masyarakat.
Pasar Godean, Sleman, Jumat (18/11/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemkab Sleman mengakui revitalisasi Pasar Godean memang kurang sosialisasi. Hal itulah yang kemudian memicu munculnya gugatan dari seorang konsumen yang dialamatkan kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, meski berakhir dengan damai.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya mengatakan semuanya serba mendadak. Mulanya tidak direncanakan ada pasar transit karena Pemerintah Pusat mengagendakan pembangunan di 2024. Sehingga pembangunan pasar relokasi dianggarkan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023.
Tetapi di tengah jalan Pemerintah Pusat meminta agar Februari 2023, Pasar Godean sudah rata dengan tanah. Lalu akan dilakukan lelang pada Maret 2023.
"Masyarakat memang belum tahu tentang konsep, saya akui saya mohon maaf. Sosialisasinya kurang karena serba mendadak. Tapi harus dilaksanakan karena kalau ditolak ya ka eman-eman [sayang]. Cari dana Rp106 miliar itu enggak mudah," ucapnya, Kamis (9/2/2023).
BACA JUGA: Gugatan Konsumen Pasar Godean kepada Bupati Sleman Berakhir Damai
Diskusi dilakukan dengan paguyuban pedagang, semua sudah sepakat. Namun ada juga yang tidak masuk ke dalam paguyuban dan punya pandangan berbeda. Tugas Pemkab adalah memberikan penjelasan agar bisa dipahami.
"Terpaksa harus ada transit, maksimal enam bulan. Sehingga proses pembangunan di Sidoluhur [tempat relokasi] sudah selesai, sudah masuk lelang," jelasnya.
Permintaan pedagang untuk tidak pindah dari lokasi transit menurut Harda tidak bisa diakomodasi. Karena pemerintah Kalurahan Sidokarto yang menjadi lokasi transit sudah punya program tersendiri berkaitan dengan tanah tersebut.
"Hikmah dari peristiwa pasar transit, sudah kami antisipasi saat membangun tempat relokasi. Akan digunakan pedagang sekitar dua tahunan sesuai dengan yang diinginkan pedagang."
Sementara itu, Kabag Hukum Setda Kabupaten Sleman, Anton Sujarwo mengatakan yang perlu disikapi ke depan adalah pasar relokasi sarana dan prasarananya lebih baik dari lokasi transit. Menurutnya apa yang disampaikan penggugat sudah menjadi program dari Pemkab.
"Misal minta pasar transit yang lebih layak, terkait dengan listrik, jalan yang becek, saluran air, dan lainnya. Apa yang dimaui penggugat sudah ada di program Pemkab," ucap dia..
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekaten dan Grebeg Maulud 2026 digelar sederhana. Miyos Gangsa di Pagelaran Keraton Jogja dibuka untuk masyarakat.
Tarif Trans Jogja 2026 mulai Rp500 hingga Rp3.500. Simak cara pembayaran dan daftar 17 rute Trans Jogja lengkap di sini.
Tijjani Reijnders resmi meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Al Qadsiah. Nilai transfernya mencapai Rp1,4 triliun.
Barcelona menang 2-1 atas Al Ahly di Joan Gamper Trophy 2026. Hamza Abdelkarim dan Raphinha mencetak gol untuk Blaugrana.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 20 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu tertinggi diprediksi 34 °C di Kota Jogja.
Jadwal SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di Satpas, MPP, hingga layanan malam. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.