Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Wajah baru Pasar Godean, Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Gugatan yang dilayangkan seorang konsumen Pasar Godean kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman tentang tempat transit pedagang Pasar Godean berakhir damai. Mereka sepakat pedagang tetap di lokasi transit sampai pindah ke tempat relokasi.
Penggugat Kustini, Kunto Wisnu Aji, menjelaskan setelah beberapa kali pertemuan dengan Pemkab Sleman, termasuk dengan Bupati, gugatannya berakhir melalui mediasi yang digelar pada Senin (6/2/2023). Mediasi menghasilkan putusan perdamaian.
Putusan perdamaian tersebut telah diunggah di website Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor 4/Pdt.G/2023/PN Smn. Di dalam putusan perdamaian tersebut ada beberapa poin yang telah disepakati kedua pihak.
Pertama, Pemkab Sleman memperbaiki sejumlah sarana-prasarana lokasi transit, yang meliputi pemadatan akses jalan, penyediaan fasilitas MCK dan musala, penyediaan penerangan dan daya listrik selama 24 jam, penyediaan lahan dan juru parkir yang resmi, penyediaan petugas keamanan, serta secara berkala mengecek saluran air dan memperbaiki atap yang bocor.
Kedua, Pemkab Sleman berkomitmen menyediakan tempat relokasi di Sidoluhur dengan fasilitas yang lebih baik, aman dan nyaman. Ketiga, Disperindag Sleman melaksanakan dan membantu pemindahan pedagang ke tempat relokasi secara tertib dan terjadwal.
Ia mengakui Disperindag Sleman telah melakukan sejumlah pembenahan di tempat transit seperti yang tertuang dalam poin pertama, yang menurutnya juga dipercepat dengan adanya guguatan tersebut. Dengan tetap memastikan tempat relokasi yang lebih layak, ia sepakat berdamai di mediasi ini.
“Kalau putusan perdamaian itu tidak dilaksanakan, kami akan mengajukan aanmaning [permohonan teguran], yang artinya kami mengajukan permohonan kepada PN Sleman agar tergugat satu [Kustini] dan tergugat dua [Disperindag Sleman] dipanggil dan ditegur,” katanya.
BACA JUGA: Begini Wajah Baru Pasar Godean Setelah Direvitalisasi, Cantik
Sekretaris Disperindag Sleman, Tina Hastanti, menuturkan gugatan tersebut sudah menemui titik terang di tahap mediasi dengan beberapa catatan yang telah disepakati. “Alhamdulillah tadi sudah sidang putusan. Mediasi berjalan baik dan sudah ada beberapa kesepakatn yang ditandatangani bersama,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kunto Wisnu Aji sebagai konsumen Pasar Godean menggugat Pemkab Sleman karena memberikan tempat transit pedagang pasar Godean yang dinilai tidak layak, selama menunggu tempat relokasi selesai dibangun.
Tempat transit yang dimaksud adalah tanah kas Desa Sidokarto, yang ditempati sebanyak 1.358 pedagang. Dua tempat transit lainnya yakni di Pasar Hobbies dengan 198 pedagang dan di Sentra belut dengan 132 pedagang. Pasar Godean saat ini dipugar dan pedagang dipindahkan sementara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
IHSG diperkirakan menguat didorong rilis PDB kuartal II/2026. Simak rekomendasi saham TINS, BRMS, MEDC, dan TMPO dari BRI Danareksa.
KPK menyebut dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina 2018–2023 menyebabkan kerugian negara Rp322,18 miliar berdasarkan audit BPK.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Rabu 5 Agustus 2026. Simak prakiraan suhu dan kelembapan di Kota Jogja hingga Gunungkidul.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.