PAD Wisata Gunungkidul Lampaui Target di Tengah Sorotan Kebocoran
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Ilustrasi nelayan di Gunungkidul, Selasa (2/8/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Nelayan di Gunungkidul sedang paceklik ikan sejak awal tahun ini.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto, mengatakan sudah banyak nelayan yang mengeluh karena hasil tangkapan minim. Ia mencontohkan, nelayan Ngandong yang berangkat melaut pada Selasa (20/2/2023) menggunakan tiga perahu, tetapi hasil yang didapat hanya sekitar lima kilogram.
“Tadi pagi coba memancing dan berangkat tiga kapal, tapi hasilnya juga nihil,” kata Rujimanto, Rabu (21/2/2023).
Menurut dia, paceklik ikan sudah berlangsung sejak awal tahun ini. Keluhan tidak hanya disuarakan oleh nelayan Gunungkidul. Nelayan dari Pacitan hingga Cilacap juga merasakan kesulitan sama.
“Saya bicara untuk nelayan perahu mesin tempel [jukung] seperti di Gunungkidul dan semua keluhannya sama. Hasil tangkapan minim. Kalau kapal besar sudah punya tempat menangkap ikan tersendiri,” katanya.
Rujimanto menilai berdasarkan perhitungan hari, seharusnya pada sekarang sudah musim ikan seperti layur, bawal, hingga tengiri. Kendati demikian,.
“Seperti tidak ada. Toh kalau dapat hanya kebetulan karena besoknya diulang, banyak yang pulang dengan tangan hampa,” katanya.
Dampak dari sulitnya menangkap ikan membuat para nelayan yang berhenti melaut. “Banyak yang berhenti karena kalau tetap melaut semakin rugi karena hasil yang didapat tidak pasti,” katanya.
BACA JUGA: Wuih! Produksi Sampah di Gunungkidul Kini Sudah Tembus 50 Ton Per Hari
Ia memperkirakan panceklik karena pengaruh dengan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi sejak 2022 lalu. “Mungkin ini dampaknya. Tapi, mudah-mudahan kondisi cepat pulih dan ikan tangkapan nelayan bisa melimpah,” katanya.
Hal senada disuarakan oleh Ketua Paguyuban Nelayan Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Sumardi. Menurut dia, ikan sulit ditangkap pada saat sekarang ini.
“Harusnya sudah masuk musim panen, tapi ikan sulit dicari seperti menghilang dari perairan,” kata Sumardi.
Kondisi ini diperparah dengan cuaca buruk dalam dua pekan terakhir membuat nelayan tak berani mencari ikan hingga ke tengah laut. “Mereka khawatir disapu ombak saat melaut. Hasil, tangkapan ikan terus menurun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Penyebab kematian Sutrimo masih didalami Polda Metro Jaya dengan melibatkan Puslabfor usai ditemukan tewas di Jakarta Selatan.
Suri Cruise resmi mengganti nama belakang menjadi Noelle, nama tengah Katie Holmes. Putri Tom Cruise itu disebut sudah 13 tahun tidak berkomunikasi dengan sang
Pemkab Gunungkidul mengkaji opsi vasektomi monyet pejantan untuk mengendalikan populasi lebih dari 1.000 ekor dan mengurangi konflik dengan petani serta warga.
Pilot Malaysia berinisial MS diduga menerbangkan pesawat ke Indonesia dalam pengaruh narkoba dan menyelundupkan 70.144 butir ekstasi.
Lima film horor Indonesia mendominasi box office 2026. Danur: The Last Chapter memimpin dengan 3,6 juta penonton, disusul Ghost In The Cell dan Alas Roban.