Tragis! Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Temannya
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Mario Dandy Satriyo. (Twitter @Simpangan2024)\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Perlahan watak Mario Dandy Satriyo, pelaku penganiayaan terhadap David, anak pengurus GP Ansor mulai terkuat. Mario yang tak lain adalah anak dari bekas Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jakarta II Rafael Alun Trisambodo itu kerap pulang ke rumah mewahnya di Kawasan Timoho, tepatnya di Jalan Ganesha II bernomor 12 RT 50 RW 5, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja. Meski demikian keluarga ini jarang srawung dengan warga sekitar.
Tokoh Masyarakat RT 50 RW 5, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja Sugiharto mengungkap, sependek pengetahuannya, ia belum pernah melihat Mario Dandy maupun ayahnya, Rafael Alun Trisambodo srawung atau berbaur dengan warga sekitar.
BACA JUGA: Kesaksian Warga: Rafael Ayah Mario Dandy Beli Tanah 2.000 Meter Persegi
Warga di seputar kompleks salah satu rumah milik eks Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jakarta II Rafael Alun Trisambodo mengaku hanya beberapa kali bertatap muka dengan anggota keluarga itu saat bertandang ke Jogja. Bahkan saat di rumah tersebut, Mario hanya keluar untuk jalan-jalan dengan dua anjingnya.
“Terakhir ketemu pas sekitar Januari [2023] lalu itu, dia [Mario Dandy] keluar kompleks sambil bawa anjing hewan peliharaan jalan-jalan. Anjingnya dua besar-besar,” katanya saat ditemui, Senin (27/2/2023).
Beberapa kali Rafael Alun dan keluarganya, termasuk anaknya, Mario Dandy memang kerap mampir ke salah satu rumahnya yang terletak di Jalan Ganesha II bernomor 12 RT 50 RW 5, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja. Terutama saat Mario masih bersekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang. Saat liburan sekolah, Mario Dandy, selalu berkunjung ke rumah bapaknya.
"Liburan saja mungkin. Anaknya juga sering ke sini. Waktu dulu anaknya [Mario Dandy] kan di SMA Taruna beberapa kali juga ke sini," kata Sugiharto.
BACA JUGA : Kesaksian Warga Timoho Jogja soal Mario Dandy: Kebut-kebutan Naik Moge
Sugiharto bisa memberikan kesaksian itu karena tempatnya tinggalnya terletak persis di depan rumah milik Rafael Alun yang berada di sisi selatan jalan. Ia juga menyaksikan Mario kerap kebut-kebutan naik Moge saat melintas di jalan kampung.
"Pernah juga kebut-kebutan lewat jalan sini sambil bawa motor gede. Saya tegur, tapi ya dia cuma bilang 'ya'," kata dia.
Sebagaimana diketahui, kekayaan Rafael Alun Trisambodo yang dinilai tidak wajar terkuak ke publik setelah anaknya, Mario Dandy melakukan penganiayaan terhadap David yang juga putra dari pengurus GP Ansor. Kasus ini membuat warganet mengungkap kekayaan Rafael yang diketahui keluarga ini kerap pamer harta lewat medsos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.