Kasus Daycare Jogja, Orang Tua Siap Ajukan Petisi ke UGM
Orang tua korban daycare Jogja ajukan petisi ke UGM, dorong sanksi tegas, pasal berlapis, dan restitusi.
Mario Dandy Satriyo. (Twitter @Simpangan2024)\r\n
Harianjogja.com, JOGJA–Mario Dandy Satriyo terduga pelaku penganiayaan terhadap David, tercatat sebagai alumni SMP Pangudi Luhur I Yogyakarta. Selama bersekolah, para guru menilai Dandy berperilaku selayaknya anak kebanyakan. Nilai akademik dan non akademiknya juga dipandang biasa saja.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMP Pangudi Luhur I Yogyakarta sekaligus guru bahasa Jawa, Natalia Nini Dwi Norwati menyampaikan dulunya ia pernah mengajar Dandy. Selama proses belajar mengajar, menurut Nini, Dandy berperilaku seperti anak lainnya.
“Pembelajaran pun biasa saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, normalnya anak SMP, tidak ada kekerasan dan sebagainya,” katanya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Pangudi Luhur I Yogyakarta, Fx. Eka Wahyu Wibawa mengatakan selama duduk dibangku sekolah menengah pertama, Dandy berperilaku layaknya siswa kebanyakan. “Tidak ada catatan khusus juga,” katanya.
Menurutnya secara akademis maupun non akademis Dandy tak terlalu menonjol. “Secara akademik dan non akademik biasa-biasa saja,” ucapnya.
Dia pun mengatakan catatan kenakalan terkait Dandy pun tidak ada selama Dandy duduk di bangku sekolah menengah pertama. Selama bersekolah, menurut Eka, Dandy tercatat tidak pernah membolos. Berangkat dan pulang sekolah pun dijemput supir pribadinya.
Melihat dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan Dandy, Eka mengucapkan keprihatinannya. Menurutnya tindakan tersebut pun tidak sesuai dengan nilai yang diemban sekolahnya. “Nilainya ada kasih, rendah hati, kan nilai-nilai yang bagus, dari peristiwa Dandy memang tidak sesuai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Orang tua korban daycare Jogja ajukan petisi ke UGM, dorong sanksi tegas, pasal berlapis, dan restitusi.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.