PCA Ngampilan Gelar Milad Aisyiyah ke-109, Ini Dakwah Kemanusiaannya
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Ilustrasi belajar di museum./Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Bantul terus mengupayakan sosialisasi untuk mengenalkan museum yang ada di Bantul melalui media. Disbud telah menyediakan program Wajib Kunjung Museum (WKM).
Kepada Dinas Kebudayaan Bantul, Nugroho Eko Setyant, mengatakan jawatannya telah melaksanakan publikasi pengenalan museum melalui media seperti televisi, radio, media cetak.
“Kami juga mendorong anak-anak muda untuk ikut program wajib kunjung museum, utamanya anak sekolah. Nah, museum se-Kabupaten Bantul hingga saat ini ada 16 museum yang memiliki karakter dan tema yang berbeda-beda. Diantara jumlah tersebut ada yang memang milik Bantul, ada juga yang milik DIY,” kata Nugroho ditemui di Balai Desa Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul pada Kamis (2/3/2023).
Nugroho mengatakan perawatan museum dilakukan oleh pemilik museum masing-masing. Sementara, museum milik Kabupaten Bantul akan dirawat menggunakan APBD. “Anggaran perawatannya sesuai kondisi. Kami ambilkan dari APBD. Sejauh ini, tidak ada museum yang rusak, hanya saja memang karena museum itu bangunan, maka perbaikan rutin pasti ada,” katanya.
Nugroho mengatakan pengembangan museum selalu dilakukan, karena museum memiliki fungsi pendidikan. “Kami selalu gemakan museum yang memiliki fungsi pendidikan, agar masyarakat semakin mencintai,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Sejarah dan Permuseuman Disbud Bantul, Devi Puspitasari mengatakan bahwa museum yang menjadi milik kabupaten hanya ada satu yaitu Museum Padepokan Sumber Karahayon.
“Dari 16 museum yang ada di Bantul, yang milik Pemkab Bantul hanya Museum Padepokan Sumber Karahayon. Museum lainnya milik swasta, perorangan, pemerintah provinsi, militer, dan sebagainya. Sementara yang milik Pemprov DIY hanya Museum Pleret,” kata Devi ditemui di Balai Desa Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul pada Kamis (2/3/2023).
Devi mengatakanDisbud Bantul akan tetap mengadakan Wajib Kunjung Museum (WKM)pada tahun 2023. Hanya saja, jawatannya belum menentukan konsep WKM tersebut.
“Konsep WKM tahun 2022 belum tentu sama dengan tahun ini. Untuk WKM tahun 2023 kami belum rapat dan menentukan konsepnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Google resmi meluncurkan Gemini Intelligence untuk Android, tetapi fitur AI canggih ini hanya tersedia di HP flagship tertentu dengan RAM minimal 12GB.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.