Krisis Air Memburuk, Pemkab Sleman Siap Naikkan Status Kekeringan
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
Ilustrasi longsor./Pixabay-Saiful Mulia
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras yang terjadi pada Rabu malam menyebabkan tanah longsor yang mengakibatkan hancurnya bahu jalan di Dusun Lanteng, Selopamioro, Dlingo, Kabupaten Bantul pada Kamis (2/3/2023).
Komandan TRC BPBD Bantul, Sulistiyanta mengatakan bahwa terdapat kejadian gerakan tanah sehingga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur.
“Kejadian gerakan tanah terjadi di Dusun Lanteng, Selopamioro, Dlingo, Bantul pada Kamis 2 Maret 2023 sekitar pukul 02.00 WIB. Jadi ada tebing yang longsor, sehingga menutup akses jalan dari Dusun Lanteng I menuju Dusun Lanteng II,” kata Sulistiyanta dihubungi pada Kamis (2/3/2023).
Padahal, kata Sulistiyanta, jalan tersebut menjadi jalan alternatif menuju jembatan gantung pengkol. Tegasnya, longsoran tebing tersebut disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi malam sebelumnya.
BACA JUGA: Belajar dari UU Cipta Kerja, Guru Besar UGM Usulkan Adanya Audit Undang-Undang
“Tanahnya kan kemudian menjadi labil. Nah, itu kalau tidak segera ditindaklanjuti, ya jalan alternatif warga akan terhambat dan harus memutar sejauh satu kilometer. Selain itu juga ada pohon jati yang ikut longsor, namun sudah dipotong oleh relawan SAVE,” katanya.
Tebing yang longsor tersebut memiliki panjang enam meter dan tinggi empat meter. Saat ini, pihak kalurahan sedang berkoordinasi dengan dukuh setempat terkait kerja bakti, utamanya karena di Dusun Lanteng akan acara hajatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.