Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Suasana pengangkatan 131 orang menjadi advokat Peradi wilayah DIY, Jumat (3/3/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mendorong para advokat di wilayah Jogja untuk fokus mengasah kapasitas dan kemampuan di bidang hukum. Profesi sebagai advokat yang dipilih mestinya diikuti dengan peningkatan profesionalitas, bukan semata untuk mengikuti tren atau gaya-gayaan.
Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan mengatakan, profesi advokat belakangan tengah melejit lantaran ulah sejumlah oknum yang mempertontonkan gaya hidup mewah dan bergelimang harta. Perilaku ini menurutnya merupakan sebuah kesalahan paradigma untuk mendidik pandangan masyarakat terhadap profesi itu.
BACA JUGA : Pimpinannya Dicopot Buntut Viral Gaya Hidup Mewah
"Itu bisa berdampak pada niat orang yang mau jadi advokat salah paradigma dan salah tafsir," kata Otto saat mengangkat 131 orang menjadi advokat Peradi wilayah DIY, Jumat (3/3/2023).
Menurutnya, membangun cara berpikir terhadap kemewahan dan harta yang berlimpah pada profesi advokat berpotensi membuat profesi ini akan disalahgunakan. Advokat disinyalir akan menghalalkan segala cara bahkan melanggar kode etik profesi saat menjalankan tugas demi memperoleh uang.
"Uang memang sangat perlu dan sah mereka dapatkan, tetapi kalau berpikir jadi advokat supaya dapat uang dia akan memiliki paradigma yang keliru dan berpotensi menghalalkan segala cara untuk apa uang, padahal uang itu konsekuensi logis dari pekerjaannya," ujarnya.
Para advokat yang baru diangkat, kata dia mestinya fokus menegakkan supremasi hukum dan memastikan hak mendapatkan bantuan hukum mampu diakses seluruh elemen masyarakat. Kejujuran dan integritas dari profesi yang diemban harus dipegang teguh dalam penanganan kasus hukum.
BACA JUGA : Jam Tangan Mewah Seharga Rp60 Juta Milik Warga
"Memang banyak yang perlu diedukasi, makanya saya sarankan kepada semua advokat yang baru diangkat bahwa mereka harus pintar dan jujur. Ketika dia pintar tapi tidak jujur orang tidak akan mau pakai, begitu juga sebaliknya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick