Harga Pangan Turun, DIY Catat Deflasi 0,31% pada Juli 2026
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
Ketua DPRD Kota Jogja berkunjung ke Bank Sampah Induk Kota Batu, Malang, Senin (6/3/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, BATU — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja berkunjung ke Bank Sampah Induk Kota Batu, Senin (6/3/2023).
Ketua DPRD Kota Jogja, Danang Rudiyatmoko mengatakan melalui kunjungan ini, pihaknya bisa belajar langsung mengelola sampah di hulu dan di tengah.
Menurutnya masalah sampah tidak hanya dihadapi Kota Jogja. Tempat pembuangan sampah di Kota Batu juga akan penuh tahun depan. Sehingga pengelolaan sampah harus dikerjakan dengan serius.
"Kami sangat serius dalam mengelola sampah. Teman-teman di Batu juga pernah berkunjung ke Sampah Terpadu [TPST] Piyungan," ucap dia.
Sampah, kata dia, bisa diolah menjadi eco-enzyme, sehingga produksi sampah rumah tangga bisa ditekan. Di Kota Batu, menurutnya ada Desa Sumbergondo yang sudah bisa mengelola sampahnya secara mandiri.
"Produksi sampah di Kota Batu mencapai 130 ton, dan di Jogja 260 ton. Bagaimana ini produksi sampah ini ditekan dan diminimalkan. Setidaknya melalui kunjungan ini bisa melihat langsung bagaimana Kota Batu serius dalam mengelola sampah," paparnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Vardian Budi Santoso mengatakan di Kota Batu ada 208 bank sampah. Di dalam mengelola sampah DLH dibantu oleh para penyuluh.
BACA JUGA: Masalah Sampah Tak Kunjung Usai, Masyarakat Perlu Memilah Sampah di Rumah
Ada juga Kelompok Usaha Daur Ulang (KUDU) yang memberikan pelatihan pembuatan tas dan produk lainnya dari sampah. Data-data terkait dengan daur ulang sampah akan dilakukan evaluasi secara rutin.
"Kami sangat support bank sampah, hampir 170-an bank sampah yang aktif sekali. Sisanya masih ada yang tersendat-sendat," ucap dia.
DLH juga memberikan pembelajaran tentang mengolah sampah menjadi eco-enzyme. Sehingga sampah sayuran dan buah-buahan tidak langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Eco-enzyme memiliki banyak manfaat, mengurangi pembelian sabun cuci, untuk gatal-gatal, saat pandemi juga bisa dimanfaatkan untuk menyemprot, dan bermanfaat saat terjadi Penyakit Mulut dan Kuku [PMK]," tuturnya.
Sementara itu, Penyuluh Bank Sampah se-Kota Batu, Gatot Susanto menyampaikan jumlah bank sampah ini meningkat tinggi di 2022. Pada 2021 ada 188 bank sampah dan di 2022 bertambah 20 bank sampah sehingga totalnya mencapai 208 bank sampah.
Tidak semua bank sampah berjalan lancar, ada juga kendala-kendala sejak Covid-19 dua tahun lalu hampir vakum. Sekitar 10% masih vakum atau kegiatannya yang masih menurun.
"Kadang kami ada undangan di Sabtu dan Minggu, kami sosialisasi ke bank sampah yang kegiatannya menurun. Agar ada peningkatan untuk mengurangi sampahnya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
Gus Yahya menyebut Muktamar ke-35 NU fokus membahas program lima tahun dan penyegaran kepemimpinan. Cabang Kalsel mendorongnya maju lagi.
Polisi mengungkap motif perusakan bendera Merah Putih di Bantul dan palang pintu KA di Sleman yang dilakukan S (24).
Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik pada 2026. Pemerintah juga menyiapkan pembatasan konsumsi bagi masyarakat desil 9-10.
Pemkab Temanggung mulai menyalurkan Balinkes bagi warga kurang mampu. Bantuan maksimal Rp2,4 juta setahun untuk layanan kesehatan.
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta secara resmi membuka penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September