Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Tersangka kasus suap Haryadi Suyuti (kiri) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (30/9/2022)./Antara-Reno Esnir
Harianjogja.com, JOGJA—Eks Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti meminta maaf kepada warga Jogja atas kasus korupsi perizinan yang dilakukannya. Haryadi telah menerima putusan pengadilan yang menyatakan dirinya bersalah dan dihukum tujuh tahun penjara.
Mantan Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti resmi menerima putusan Pengadilan Negeri (PN) Jogja atas perkara korupsinya, Selasa (7/3/2023). Melalui kuasa hukumnya, Haryadi memberikan pernyataan penerimaan putusan tersebut melalui surat bernomor 05/Litigassi/III/2023.
Surat tersebut sudah dikirimkan ke PN Jogja dan KPK. Ketua Tim Kuasa Hukum Harryadi, Muh Yusron Rusdiono yang bertanda tangan dalam surat tersebut menyebut penerimaan vonis pengadilan agar Haryadi segera dieksekusi sesuai putusan.
Sebelumnya, Haryadi divonis tujuh tahun penjara dan pidana denda Rp300 juta. “Bersama ini kami selaku Kuasa Hukum dari H. Haryadi Suyuti menyampaikan bahwa klien kami menyatakan menerima putusan PN Jogja,” kata Yusron, Selasa (7/3/2023).
Kuasa hukum Haryadi lainnya, Fahri Hasyim menyebut Haryadi minta dihukum di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung. “Itu permintaan beliau dan bagian dari haknya, jika permintaan dikabulkan ya alhamdulilah jika tidak ya sudah,” ujarnya, Selasa siang.
Fahri menyebut Haryadi meminta didoakan masyarakat Jogja agar kuat dalam menjalani hukumannya tersebut. “Beliau menyesali perbuatannya dan mohon didoakan agar kuat menjalani hukuman,” katanya.
BACA JUGA: Pergerakan Pemudik 2023 Diperkirakan Capai 123,8 Juta Orang
Haryadi mengakui kesalahannya, jelas Fahri, dan memohon maaf atas kesalahan tersebut ke masyarakat Jogja. “Sebagai pemimpin beliau meminta maaf telah berbuat salah, tapi juga perlu diingat jasa-jasa beliau dalam pembangunan Jogja hingga hasilnya bisa dinikmati sampai hari ini,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.