Prakiraan Cuaca di Jogja Hari Ini, Sabtu 11 Juli 2026, Berawan
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai peningkatan aktivitas Merapi yang terjadi Pada Sabtu (11/3/2023) hari ini merupakan aktivitas biasa. HB X meyakini Merapi tidak ada Meletus seperti pada letusan 2010 silam.
"Merapi itu ya erupsi begitu saja, tidak akan meletus seperti dulu [2010 silam]. Yang penting ngebaki [area penambangan pasir] sing dirusak [yang dirusak] karena ditambang. Begitu saja. [Kondisi Merapi] sudah berbeda, tidak akan meletus," kata Sultan di sela-sela acara Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (JIFFINA), Sabtu (11/3/2023).
BACA JUGA : Gunung Merapi Erupsi, Warga di Area 7 Kilometer Diminta Menjauh
Nantinya, lanjut Sultan, kalau lobang-lobang aktivitas penambangan pasir di lereng Merapi tertutup (aktivitas Merapi) akan berhenti lagi. Memang, lanjutnya, aktivitas Merapi akan berlangsung lama karena di atas material Merapi jumlahnya masih besar.
Bekas area erupsi di lereng Merapi, lanjut Sultan juga banyak yang ditanami pepohonan seperti pohon kopi, rumput-rumput dan lainnya.
"Kan sudah sering diimbau [untuk tidak menambang]. Sebagian warga juga sudah tinggal di tempat yang aman. Sekarang memang material Merapi harus keluar [nyembur], tapi kan hanya beberapa kilometer," katanya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan erupsi masih berlangsung hingga pukul 12.31. “Jarak 7 kilometer dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung,” sebut BPPTKG melalui akun Instagramnya.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan berdasar rekaman visual BPPTKG, gunung teramati dengan jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah. Di samping itu, juga teramati satu kali guyuran lava dengan jarak luncur 1.500 meter ke barat daya suara guguran dua kali dengan intensitas sedang dari Pos Babadan.
BACA JUGA : Merapi Meletus, Begini Kondisi 3 Desa Terdekat dengan Puncak
BPPTKG juga mengamati status kegempaan meliputi jumlah guguran terpantau 9, amplitudo 4-11 mm dan durasi 43.9-96.6 detik. Berikutnya hybrid/fase banyak 1, amplitudo 5 mm, S-P 0.4 detik dan durasi 7.4 detik. Berikutnya untuk rekaman vulkanik dalama berjumlah 19, amplitudo 9-12 mm, S-P 0.5-1 detik dan durasi 9.3-11.2 detik.
Lebih lanjut, BPPTKG menyebut bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan KM 72/B menewaskan lima penumpang Honda CRV usai menghantam truk Fuso yang mogok di bahu jalan.
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, pelajar dan mahasiswa didorong mulai mengenali potensi, minat, hingga perusahaan yang ingin dituju
DPR, BPH Migas, dan Pertamina memastikan stok BBM nasional aman. Masyarakat diminta tidak panic buying meski terjadi antrean di sejumlah SPBU.