BIAS 2026 Sleman, 16.291 Siswa Kelas 5 Jadi Sasaran Vaksin HPV
Vaksin HPV kini menyasar siswa laki-laki kelas 5 SD di Sleman dalam BIAS 2026. Total 16.291 siswa menjadi sasaran imunisasi.
Para peserta skill competition berlomba di acara HUT ke-101 Pemadam Kebakaran tingkat nasional di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (28/2/2020)./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul kini tengah mengkaji kemungkinan pendirian Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kapanewon Dlingo dan Srandakan.
Kepala BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan bahwa rencana pendirian Pos Damkar di dua kapanewon tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan respons penanganan apabila terjadi kebakaran.
“Di Dlingo dan Srandakan itu sama sekali belum ter-cover respons time 15 menit kami. Karena itu kami sedang mengkaji kemungkinan pendirian Pos Damkar di sana,” kata Agus, Sabtu (11/3/2023).
BACA JUGA: Dua Rumah di Sleman Terbakar dalam Sehari
Agus menambahkan bahwa Pos Damkar telah ada di beberapa kapanewon seperti Sedayu, Kasihan, Banguntapan, Piyungan, Pundong, Imogiri, dan pos induk di BPBD Bantul. Tambahnya, kebakaran menjadi kasus yang kerap terjadi. Sebab utama yang sering ditemukan adalah korsleting listrik dan human error.
“Kami selalu meningkatkan kapasitas peralatan maupun personil. Kami sudah punya delapan armada. Tapi sebagian sudah banyak yang tua. Nah, kedepan kami juga ingin mengajukan pembaruan dan penambahan,” katanya.
Dia menjelaskan pembaruan dan penambahan tersebut mendesak utamanya apabila hasil kajian pendirian Pos Damkar di dua kapanewon menunjukkan bahwa perlu didirikan Pos Damkar. Sementara untuk total personil di BPBD Bantul mencapai 187 orang.
“Kalau Satgas Damkar itu ada 100 orang, ditambah struktural dan staf itu ada lima orang, sehingga total untuk bidang damkar itu ada 105 orang. Paling banyak ada di unsur BPBD,” kata dia.
Agus menerangkan bahwa jumlah personel tersebut tergolong kurang, apalagi jika nantinya dua Pos Damkar telah berdiri. Padahal mengacu pada data BPBD Bantul, per hari terdapat penanganan tiga kasus kebakaran. “Tahun 2022 itu ada 136 kebakaran. Jumlah tersebut kalau kami kurs per harinya, maka ada sekitar 2 sampai tiga hari sekali itu ada eksekusi kebakaran,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksin HPV kini menyasar siswa laki-laki kelas 5 SD di Sleman dalam BIAS 2026. Total 16.291 siswa menjadi sasaran imunisasi.
An Se-young meraih gelar juara dunia 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi tanpa kehilangan satu gim di New Delhi.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.