Penataan Sirip Malioboro Mulai Dibahas Pekan Depan
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Diskusi bersama wartawan bertajuk Bencana Hidrometeorologi dan Perubahan Iklim di UGM, Senin (13/3/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—Pakar iklim dan lingkungan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Emilya Nurjani, angkat bicara tentang penambangan pasir di lereng Gunung Merapi dan kaitannya dengan erupsi.
Menurutnya, penambangan pasir hanya di permukaan, di kisaran dua sampai tiga meter. Sementara, penampang jenuh bagian magma berada jauh di dalam perut Gunung Merapi. Dengan demikian, penambangan tidak berpengaruh langsung pada erupsi.
"Enggak begitu [berpengaruh]. Penambangan juga hasil dari erupsi, enggak berpengaruh secara langsung dengan internal gunung sebenarnya," ucapnya dalam diskusi bersama wartawan bertajuk Bencana Hidrometeorologi dan Perubahan Iklim di UGM, Senin (13/3/2023).
Penambangan pasir akan berpengaruh pada pada bagian hilir, bibir sungai di bawahnya. "Di hampir semua sungai yang berhulu di Merapi ada dam. Penambangan akan memengaruhi fungsinya."
Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menilai peningkatan aktivitas Merapi pada Sabtu (11/3/2023) merupakan aktivitas biasa. HB X meyakini Merapi tidak ada Meletus besar seperti pada 2010. Erupsi Merapi pada 2010 menghilangkan nyawa ratusan orang.
BACA JUGA: Abu Merapi Tidak Turun di Jogja dan Malah Menyebar ke Magelang Hingga Wonosobo, Ini Penyebabnya
"Merapi itu ya erupsi begitu saja, tidak akan meletus seperti dulu [2010]. Yang penting ngebaki [area penambangan pasir] sing dirusak [yang dirusak] karena ditambang. Begitu saja. [Kondisi Merapi] Sudah berbeda, tidak akan meletus," kata Sultan.
Nantinya, lanjut Sultan, apabila lubang-lubang bekas penambangan pasir di lereng Merapi tertutup, aktivitas Merapi)akan berhenti lagi. Aktivitas Merapi akan berlangsung lama karena di atas material Merapi jumlahnya masih besar.
Bekas area erupsi di lereng Merapi, lanjut Sultan, juga banyak yang ditanami pepohonan seperti pohon kopi, rumput-rumput dan lainnya.
"Kan sudah sering diimbau [untuk tidak menambang]. Sebagian warga juga sudah tinggal di tempat yang aman. Sekarang memang material Merapi harus keluar [nyembur], tapi kan hanya beberapa kilometer," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.