Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Ilustrasi./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL — Kontingen Bantul optimistis tahun ini kembali meraih juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY yang akan diselenggarakan pada 14-18 Maret mendatang.
Sebelumnya, Bantul menjadi juara umum Popda tujuh kali berturut-turut sejak ajang olahraga antarpelajar tersebut digulirkan tahun 2014 lalu.
Kali terakhir atau pada 2022 lalu kontingen Bantul meraih juara umum Popda DIY dengan perolehan 222 medali, rinciannya 92 medali emas, 62 medali perak, dan 68 medali perunggu. Adapun peringkat kedua hingga keempat ditempati oleh Jogja, Sleman, Kulonprogo, dan Gunungkidul.
“Tahun ini kami optimistis kembali meraih juara umum kedelapan kalinya dalam ajang Popda DIY 2023,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko, di sela-sela Pelepasan Atlet dan Official Popda DIY 2023 Kontingen Bantul di Pendopo Parasamya, Kompleks Pemkab Bantul, Senin (13/3/2023).
BACA JUGA: Ratusan Kontingen Kulonprogo Siap Beradu di POPDA
Isdarmoko mengatakan dalam ajang Popda DIY tahun ini mempertandingkan 29 cabang olahraga (Cabor) yang akan diselenggrakan di beberapa venue di kabupaten dan kota se-DIY. Dalam ajang tersebut pihaknya mengirimkan sebanyak 486 atlet dan official. Menurutnya hampir semua Cabor menjadi andalan karena terbukti bisa meraih juara umum berturut-turut.
Meski demikian, Disdikpora sudah melakukan penggemblengan semua atlet yang akan diikutkan dalam Popda DIY terrsebut. Atlet yang diikutsertakan merupakan atlet terpilih dalam ajang Popda Bantul yang diselenggarakan pada 8-15 Februari lalu. Selain itu berbagai persiapan juga sudah dilakukan.
Dia berharap melalui ajang Popda DIY nanti muncul bibit-bibit atlet daerah dari Bantul untuk diikutkan dalam ajang lebih tinggi seperti Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON), bahkan sampai ajang internasional.
“Popda ini sebagai bagian dari pengkaderan dengan harapan nanti Bantul bermunculan atlet untuk ikut ke tingkat lebih tinggi,” ujarnya.
Isdarmoko menambahkan dalam Popda DIY tahun ini pihaknya sudah menyiapkan bonus sebesar Rp850 juta untuk para peraih medali.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengaku bangga karena Bantul bisa meraih juara umum tujuh kali berturut-turut dalam ajang Popda. “Mari pertahankan dan tingkatkan prestasi tersebut, baik dalam ajang Popda maupuan kompetisi lainnya. Jangan sampai jadi kampium-kampium di usia junior, namun saat berkompetisi pada ajang yang lebih senior prestasinya turun,” katanya.
Halim juga berpesan kepada semua atlet dan ofisial menjaga jiwa sportivitas, kesetiakawanan dan kejujuran sebagai landasan dalam mengikuti Popda.
“Saya ucapkan selamat berjuang dan berlomba dalam Popda 2023. Terus semangat, jaga kesehatan dan giat berlatih. siapkan fisik, mental dan strategi terbaik. Semoga dapat mengukir prestasi terbaik dengan menjadi juara umum,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Rasa gatal kronis merupakan salah satu keluhan yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis atau cuci darah
Satpol PP Gunungkidul mengecek tambang galian C di Ngawen setelah aduan warga. Pemantauan terakhir menunjukkan aktivitas tambang telah berhenti.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengajak calon kades di 49 desa menjaga persaudaraan, menolak politik uang, dan mewujudkan Pilkades damai 2026.
Menaker Yassierli menyebut pembahasan UMP 2027 akan melibatkan LKS Tripnas dan Depenas. KSPI mengusulkan kenaikan 7,5%-9,5%.
Sebanyak 1.240 santri di Sleman menggelar salat istisqa saat Hari Santri 2026. BAZNAS Sleman juga menyalurkan bantuan kepada 33 pesantren.