BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Ilustrasi. /SOLOPOS-Ratna Puspita Dewi
Harianjogja.com, BANTUL—Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko mengeluarkan surat terkait imbauan terhadap kasus penculikan anak di Bantul. Surat imbauan bernomor 421/224/UM itu dikeluarkan untuk mengantisipasi terjadinya penculikan anak di wilayah Bantul.
Dalam surat imbauan yang dikeluarkan pada 1 Februari 2023 itu terdapat tujuh poin yang langsung ditandatangani Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko. Saat dimintai konfirmasi, Isdarmoko membenarkan surat imbauan yang ditujukan kepada kepala PAUD/ TK se-Bantul, kepala SD se-Bantul, dan kepala SMP se- Bantul tersebut.
Isdarmoko meminta kepada kepala sekolah meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pengawasan dan pengamanan di lingkungan sekolah masing-masing terutama terhadap orang asing atau orang tidak dikenal dengan gerak gerik mencurigakan
“Sekolah juga diminta membuat imbauan kepada orang tua siswa atau wali murid yang melakukan antar jemput agar waspada dan tidak terlambat menjemput,” kata Isdarmoko, saat dihubungi Kamis (2/1/2023).
Baca juga: Ada 4 Simpang Susun di Tol Jogja-YIA, Ini Titik Lokasi dan Fungsinya!
Selain itu Isdarmoko juga meminta sekolah untuk membentuk tim atau petugas piket untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap anak pada jam istirahat, jam ekstrakurikuler, dan pulang sekolah; melakukan pengawasan terhadap anak-anak yang menunggu jemputan; Melakukan komunikasi efektif dengan orang tua
Selain itu juga sekolah diminta menghubungi orang tua siswa jika terjadi keterlambatan penjemputan. “Memberikan sosialisasi kepada peserta didik terkait meningkatnya kasus penculikan anak dan mitigasi kasus tersebut,” ujarnya.
Sebelumnya sempat beredar informasi adanya upaya penculikan siswi di SDN 1 Padokan, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Bantul. Dalam pesan singkat beredar terjadi upaya penculikan anak di SDN 1 Padokan dengan iming-iming uang Rp5.000 dan akan dimasukkan ke dalam mobil.
Terkait informasi tersebut, Kepala SDN 1 Padokan, Veny Nuraini Rohadi menyampaikan klarifikasi terkait informasi yang beredar. Ia membenarkan pada 31 januari 2023 ada kejadian di sekitar sekolah ketika jam istirahat.
“Salah satu anak kami dihampiri ibu-ibu yang turun dari mobil merah, mengajak anak untuk ikut serta dengan iming-iming uang Rp5.000. Si anak tidak bersedia dan segera masuk ke dalam sekolah, kemudian melaporkan kejadian kepada guru dan kepala sekolah. Alhamdulillah, kondisi anak aman,” katanya dalam siaran tertulisnya.
“Sementara Voice Note yang marak beredar bukanlah dari wali, guru, atau saya selaku kepala sekolah serta siswa tersebut bukan siswa SDN 1 Padokan karena kelas kami hanya paralel A-B sedangkan dalam Voice Note tersebut sampai paralel C,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Kapolri Suyudi Ario Seto langsung melakukan mutasi 88 personel setelah dilantik. Sebanyak 23 Pati juga bergeser dan sejumlah Kapolda berganti.
KemenPPPA menegaskan anak terduga pelaku dan anak saksi dalam kasus perundungan hingga tewas di Pemalang tetap harus mendapat perlindungan.
Pemkab Bantul memperpanjang kontrak 3.325 P3K paruh waktu. Sebanyak 10 pegawai tak diperpanjang karena pensiun, mengundurkan diri, kinerja, dan meninggal.
KPK masih menunggu kedatangan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN.
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.