Kasus GMS Bantul, 31 Saksi Diperiksa, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Suasana 1st Meeting 2023 yang digelar Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indoensia (LARSI) di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center pada Kamis (16/3/2023)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN — Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI) menggelar 1st Meeting 2023. Peningkatan kapasitas surveyor dan edukasi rumah sakit menjadi dua poin utama pertemuan ini.
Ketua Umum LARSI, dr. Umi Sjarqiah menerangkan pertemuan ini menjadi ajang peningkatan kapasitas surveyor sekaligus edukasi penerimaan standar bagi rumah sakit. Untuk menjaga proses akreditasi rumah sakit dapat sesuai standar, para surveyor harus mendapatkan peningkatan kompetensi sesuai dengan perkembangan yang berlaku.
"Sebenarnya Annual Meeting ini yang pertama adalah meningkatkan kompetensi surveyor. Jadi surveyor itu terus dilakukan pendidikan, pengetahuan tentang kompetensinya terhadap penguasaan standar akreditasi Kemenkes. Cara menyurveinya, isinya, elemennya, standarnya dan seterusnya," terang Umi pada Kamis (16/3/2023).
BACA JUGA: RSUD Wates Didorong Jadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional
Rumah sakit sebagai pihak yang harus memenuhi standar yang ditetapkan, dinilai membutuhkan informasi tentang penerapan standar dalam akreditasi tersebut. Pemutakhiran informasi ini diharapkan membuat rumah sakit dapat menerapkan standar pelayanan kesehatan dengan semestinya.
"Rumah sakit mitra LARSI juga membutuhkan edukasi agar dalam pelaksanaan aplikasi standar tersebut di rumah sakit jadi begitu mudah dan menyenangkan. Tidak ada ketegangan lagi, tidak ada ketakutan tetapi humanis, setara dan semuanya diaplikasikan dengan kebahagiaan," jelasnya.
Umi menjelaskan Kemenkes memiliki enam Lembaga Independen Penyelanggara Akreditasi (LIPA) yang salah satunya LARSI. Pada prinsipnya Umi menerangkan Larsi memiliki visi untuk meningkatkan mutu rumah sakit dan keselamatan pasien serta keberlangsungan rumah sakit.
Rumah sakit oleh kementrian kesehatan diharapkan mutunya tersadar, dengan standar akreditasi Kementerian Kesehatan. Selain itu rumah sakit diharapkan dapat cepat bertransformasi menjadi rumah sakit internasional. "Kalau sudah terkareditasi oleh LARSI lasto udah terakreditasi Kemenkes. Karena sertifikat itu ditandatangi oleh Kemenkes dan letua lembaga akreditas," ujarnya.
Agenda rutin yang diikuti sasaran peserta ini berisi simposium, lokakarya, materi tentang akreditasi, komunikasi efektif hingga lomba jurnal. "Acara ini merupakan acara pertama dari pertemuan tahunan LARSI, 400 perserta lebih sudah mendaftar," terangnya.
"LARSI lahir diterima oleh masyarakat dengan bukti bahwa rumah sakit yang mau itu ada hampir 300 rumah sakit saat ini dan akan terus bertambah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Pelajari cara menghitung PPh 21 dengan Tarif Efektif Rata-rata (TER), kategori tarif, contoh perhitungan, dan perbedaannya dengan sistem lama.
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, sebagian besar orang tua biasanya fokus menyiapkan berbagai kebutuhan sekolah anak, mulai dari seragam hingga perlengkap
Tingkatkan peluang dipanggil HRD dengan 5 tips melamar kerja untuk fresh graduate, mulai dari CV ATS hingga persiapan wawancara.
Qodari mengungkap PM Narendra Modi menyebut Prabowo sebagai sahabat tanpa sekat. Diplomasi personal dinilai memperkuat posisi Indonesia.
Dispar Bantul menyiapkan penataan lanjutan PKL Pantai Parangtritis melalui surat edaran. Pedagang diminta membongkar lapak yang melanggar aturan.