Sleman Jadi Percontohan Nasional Digitalisasi Bansos
Sleman menjadi daerah percontohan nasional digitalisasi bansos melalui program Perlinsos untuk mempercepat dan mempertepat penyaluran bantuan.
Ilustrasi umrah. Rombongan umrah terkatung-katung di Bandara YIA./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rombongan calon umrah dari Rembang dan Magelang dipingpong dan terkatung-katung di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo.
Mereka gagal berangkat ke Jeddah, Arab Saudi, sesuai jadwal dan telantar berjam-jam di depan Terminal Keberangkatan YIA.
Airport Operation, Services, and Security Senior Manager YIA, Misranedi, mengakui penelantaran tersebut pada Jumat (17/3/2023). "Iya benar tadi memang ada kejadian itu [rombongan umrah telantar]. Totalnya ada 38 orang. Sebanyak 36 orang dari Rembang dan dua orang dari Magelang," kata Misranedi melalui keterangan tertulis.
Misranedi menambahkan rombongan tersebut awalnya akan berangkat umrah ke Tanah Suci melalui Bandara Juanda, Surabaya. Namun, mereka ditolak oleh maskapai karena biro perjalanan belum membeli tiket pesawat.
Setelah itu, biro perjalanan mengarahkan rombongan untuk berangkat ke Saudi lewat YIA. Di YIA, mereka terkatung-katung dan sempat viral di media sosial setelah video mereka diunggah di akun Instagram @merapi_uncover.
"Sebelumnya mereka sudah ke Surabaya. Rencananya mau diberangkatkan melalui Bandara Juanda. Kemudian mereka dibawa ke Adisutjipto [sebelum ke YIA] oleh penyelenggara [biro perjalanan umrah]. Tetapi informasi yang kami dapat di Adisutjipto tidak ada penerbangan internasional. Dari situlah kemudian dipindah ke YIA," katanya.
BACA JUGA: Aturan Batas Usia 65 Tahun bagi Jemaah Umrah
Menurut Misranedi kejadian tersebut merupakan miskomunikasi. Menurut dia, biro perjalanan telah membawa rombongan untuk menginap di hotel sekitar YIA sembari mencari solusi atas persoalan tersebut.
Salah satu orang yang akan pergi umrah, Tasiri, mengaku telah menunggu sangat lama di YIA. Dia menegaskan tidak ada kejelasan dari biro perjalanan umrah.
“Katanya mau ke sini bawa tiket sama paspor dan visa tetapi kok tidak ada. Padahal kami sudah bayar lunas," kata Tasiri melalui pesan suara.
Tasiri menambahkan bahwa calon jemaah umrah tersebut sedianya akan diberangkatkan ke Jeddah, Arab Saudi pada 14 Maret 2023 melalui Bandara Juanda, Surabaya. Namun, beberapa hari belakangan, biro perjalanan asal Rembang memundurkan jadwal keberangkatan menjadi 18 Maret 2023.
Tanpa alasan yang jelas, biro tersebut kembali merevisi jadwal keberangkatan menjadi 17 Maret 2023 di Bandara Adisutjipto, Sleman. Padahal jemaah sudah ditempatkan di Asrama Haji, Surabaya sebelum menuju ke Bandara Adisutjipto pada 16 Maret 2023 malam.
Orang lain yang akan umrah, Ulfatul Hasanah, mengatakan bahwa biro membatalkan rencana keberangkatan melalui Bandara Juanda untuk diganti ke YIA.
“Terus dari Jogja nanti transit ke Kuala Lumpur. Nah setelah itu baru ke Jeddah, terus naiknya pakai Air Asia," kata Ulfatul.
Calon jemaah mencoba mengklarifikasi kejadian tersebut kepada biro perjalanan, tetapi tetap tidak mendapat kejelasan. Menurut Ulfatul, biro perjalanan terus berkilah dan meyakinkan jemaah tetap akan berangkat sesuai jadwal, yakni pada 17 Maret 2023 melalui YIA.
Akibat kejadian tersebut, Ulfatul mendesak biro perjalanan untuk mengembalikan uang umrah Rp30 juta per orang.
"Kalau begini kami ingin uang dikembalikan. Kami tidak usah umrah saja. Kami sudah mendapat malu, rugi tenaga. Jadi kami pilih kembali uang saja," katanya.
Sementara itu, biro perjalanan saat ditemui wartawan di hotel tempat calon jemaah haji menginap tidak ingin berkomentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman menjadi daerah percontohan nasional digitalisasi bansos melalui program Perlinsos untuk mempercepat dan mempertepat penyaluran bantuan.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.