Hanya Khusus Penumpang, Stasiun Lempuyangan Jogja Tak Layani Angkutan Barang di 2028
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Para pelaku perjalanan melalui YIA, Kulonprogo, Rabu (11/5/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Kerja Sama Internasional Jepang atau Japan International Cooperation Agency (JICA) menyelesaikan kajian pengembangan aerotropolis di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta atau YIA di Kulonprogo.
JICA menyampaikan lima program prioritas dalam laporan akhir atau final report pengembangan aerotropolis di sekitar YIA.
Senior Representative Kantor Perwakilan JICA Indonesia, Okamura Kenji menyampaikan final report tersebut merupakan hasil kajian Tim Task Force yang dibentuk berdasarkan nota kesepahaman dengan Pemda DIY pada Oktober 2022. Kerja sama berlaku dari November 2022-Maret 2023.
“Di Tim Task Force, ada perwakilan JICA dan perwakilan daerah tingkat provinsi dan kabupaten. Task Force tersebut terus bergerak sampai saat ini untuk melihat pembangunan yang diperlukan di DIY,” katanya, Jumat (17/3/2023).
Okamura mengatakan dalam final report tersebut ada lima program prioritas, yakni program pembangunan yang bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I, kemudian smart agriculture, smart tourism, pembangunan sekitar Stasiun Wates, dan pembangunan model city dengan memanfaatkan ekonomi sirkuler.
BACA JUGA: Begini Konsep Aerotropolis YIA Kulonprogo yang Dinginkan Sri Sultan
Okamura mengatakan arahan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, agar pembangunan aerotropolis di sekitar YIA selain modern juga perlu menjaga budaya tradisional masyarakat setempat, serta memanfaatkan digitalisasi dan teknologi informasi.
“Laporan dari Tim Task Force sudah kami sampaikan dan nanti kalau misalnya untuk ke depannya dari Bapak Gubernur ada permintaan, kami siap untuk membantunya,” katanya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Beny Suharsono, menyampaikan setelah berakhirnya masa kerja sama tersebut, hasil kajian JICA akan ditindaklanjuti oleh Sri Sultan HB X.
"Pak Gubernur akan memimpin langsung tindak lanjut yang sudah dihasilkan atas kajian JICA. Beliau [Sri Sultan HB X] komunikasi ke kami, supaya Tim Task Force yang ada di Bappeda bisa berjalan lagi. Nanti akan beliau sendiri selaku board-nya, bekerja sama juga dengan lintas pihak,” jelas Beny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan