Tiang PJU Jogja Diusulkan Jadi Smart Pole, Ini Manfaatnya
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Ilustrasi./Bisnis-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, JOGJA—Jalan Tol Jogja-Solo ruas Kartasura-STA 6 akan dibuka pada H-7 dan H+7 Lebaran 2023. Ruas jalan tol tersebut akan dibuka satu arah, bagi pemudik dengan kendaraan roda empat.
Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Rachmat Jesiman Putra menyampaikan jalan tol dengan ruas sekitar 6 km dari Kartasura hingga STA 6, Desa Ketangguhan, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali akan dibuka secara fungsional saat Lebaran tahun ini.
“Ini kan rencananya hanya akan membuat satu jalur, untuk roda empat yang kecil. Sepertinya hanya untuk dua kendaraan, satu jalur dua kendaraan. Kan dari pintu masuk sampai pintu keluar satu arah sistemnya,” ucapnya, Minggu 19/3/2023.
Dia mengatakan selama dibuka secara fungsional saat lebaran, hanya sebagian kendaraan golongan I yang dapat melaluinya. “Untuk kendaraan besar [bus] tidak bisa, hanya kendaraan roda empat yang kecil, angkutan barang juga tidak bisa,” ucapnya.
BACA JUGA: Istana Tegaskan Tol Jogja Solo Bisa Dilalui untuk Mudik Tahun Ini
Rachmat menyampaikan sistem satu arah akan berlaku selama H-7 hingga H+7 Lebaran. “Nanti arus mudik dari Kartasura sampai dengan STA 6, arus balik dari STA 6 Ke Kartasura,” ucapnya.
Saat dibuka secara fungsional, Rachmat mengatakan tol tersebut akan beroperasi dari pukul 07.00-17.00 WIB. Para pengendara yang melalui ruas tol tersebut pun tidak dikenakan biaya atau gratis selama tol tersebut dibuka secara fungsional. “Dengan adanya pembukaan fungsional ini kami berharap bisa mengurangi kemacetan dari tugu Kartasura sampai Boyolali,” ucapnya.
Hingga saat ini, menurut Rachmat pengerjaan fisik untuk tol dengan ruas tersebut masih menyisakan sekitar 50% yang belum selesai. “Saat ini masih terus diprogres, kan rencananya sampai 6 km terkait jalan fungsional. Ini terus di progres, sekarang sudah di 3 km,” ucapnya.
Rachmat menyampaikan hingga saat ini untuk STA 3-6 masih dilakukan suplai urug tanah, untuk persiapan pengerasan tanah tersebut. Dia pun menyampaikan meskipun mendekati bulan puasa, tetapi frekuensi pengerjaan tol tersebut tidak akan berkurang. “Kalau untuk frekuensi pekerjaan akan terus dimaksimalkan, meskipun kondisi beberapa hari lagi kita memasuki bulan puasa, akan terus dikejar, tidak akan dikurangi frekuensinya,” imbuhnya.
Dia pun menyampaikan ditargetkan pengerjaan tol sepanjang 6 km akan selesai pada April 2023 maksimal h-7 Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Suporter PSIM Jogja Brajamusti Rantau menyerahkan ambulans untuk Bala Mataram Rescue sebagai wujud dukungan bagi kemanusiaan.
Prabowo mengancam mencabut izin perusahaan yang tak memenuhi kewajiban pencegahan karhutla, termasuk lima perusahaan sawit.
Kemenhub menerbitkan 35 izin pesawat registrasi asing dari delapan negara untuk memperkuat penanganan karhutla di Indonesia.
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan RI, XLSMART hadirkan perjalanan Semarang–Solo–Yogyakarta untuk membuktikan pengalaman konektivitas 5G sekaligus memperkuat semangat
Polresta Sleman mengamankan terduga pelaku pembuangan bayi di kawasan Pasar Sleman. Polisi masih merahasiakan detail perkara.