Liburan Sekolah Lebih Seru di Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIs
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
Suasana Sosialisasi 4 Pilar di aula Balai Kalurahan Wijirejo, Pandak, Sabtu (25/3/2023)./Istimewa
BANTUL—Lebih dari sekadar Dasar Negara, Pancasila adalah sebuah kesepakatan bersama untuk menuju kemaslahatan.
Topik itu menjadi pembicaraan utama dalam Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara yang digelar oleh anggota MPR RI Dapil DIY, Ibnu Mahmud Bilalludin di aula Balai Kelurahan Wijirejo, Pandak, Sabtu (25/3) lalu.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul, Arba Riksawan Qomaru yang hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut menjelaskan Muhammadiyah telah mencanangkan Negara Pancasila sebagai sebuah darul ahdi was syahadah, yang artinya sebuah kesepakatan jalinan komitmen bersama.
“Itulah sebabnya, konsep Negara Pancasila sebenarnya adalah sebuah bentuk komitmen bersama, untuk mencapai kemashalatan secara bersama-sama pula,” kata dia melalui rilis, Senin (27/3).
“Artinya, darul ahdi juga dapat dimaknai sebagai Darussalam yang berarti negeri yang penuh dengan kedamaian,” imbuh dia.
BACA JUGA: Duta Pancasila Sleman Belajar Podcast ke Harian Jogja
Pada intinya, sebagai darul ahdi was syahadah, kata Arba, memiliki tiga latar utama. Pertama, adanya golongan, terutama masyarakat muslim yang masih mempersoalkan relasi antara Islam dengan negara yang berdasarkan Pancasila
Kedua, realitas bahwa sebagai bangsa, secara ideologis belum merumuskan dengan sangat eksplisit dan membuat satu penjelasan akademik mengenai negara Pancasila itu.
Sedangkan yang ketiga adalah adanya ancaman dari kelompok Islam yang lain yang dianggap sebagai ancaman terhadap negara Pancasila
Darul ahdi wa syahadah, kata dia, menjadi titik temu antara keislaman dan kehidupan berbangsa. Agama Islam harus menjadi ruh spiritual dalam kehidupan bernegara.
“Itulah sebabnya, semangat Bhineka Tunggal Ika menjadi sangat penting dalam pengimplementasian Pancasila,” kata dia.
Sementara itu, anggota MPR RI Dapil DIY, Ibnu Mahmud Bilalluddin menjelaskan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara digelar dalam berbagai bentuk, mulai dari diskusi hingga bedah buku,
“Tujuannya adalah mengingatkan kepada kita semua, bangsa dan negara ini didirikan dengan cucuran air mata, keringat, bahkan darah. Semoga ini bisa menjadi pengingat bagi para generasi muda,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC)
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Di tengah impitan tekanan fiskal dan ketidakpastian geopolitik dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk memastikan setiap rupiah
Francesco Bagnaia membidik podium di MotoGP Jerman 2026 meski mengakui Sachsenring bukan sirkuit favoritnya. Hasil positif dibutuhkan untuk memperbaiki posisi k