Sapi Madura dan Bali Diburu untuk Kurban, Harga Rp25 Juta Paling Dicar
Permintaan sapi kurban Rp23 juta-Rp25 juta meningkat jelang Iduladha 2026. Peternak Jogja datangkan sapi dari Madura dan Bali.
Ilustrasi pintu jalan tol. Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen di DIY akan dilengkapi rest area khas Jogja./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Tiga rest area akan dibangun di jalan tol yang melintasi DIY, yakni Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen. Tiga rest area yang bisa diakses pengguna jalan umum itu akan menampung pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno mengatakan ada tiga rest area di sepanjang jalan tol yang melewati DIY. Ketiganya adalah Rest Area Bokoharjo di Tol Jogja Solo, Rest Area Banyurejo di Tol Jogja Bawen, dan Rest Area Balecatur di Tol Jogja Solo Seksi 3 atau dikenal sebagai Tol Jogja Yogyakarta International Airport (YIA).
"Rest area tersebut akan memprioritaskan pelaku UKM setempat sehingga di situ tumbuh pusat pertumbuhan ekonomi baru,” katanya, Rabu (5/4/2023).
Tak seperti rest area lain di Indonesia yang hanya bisa dimasuki dari jalan tol, tiga res area di DIY juga akan bisa diakses oleh pengguna jalan umum. Rest area tersebut akan dibangun di lahan seluas minimal empat hektare. Jumlah UMKM yang bisa menempati rest area di jalur Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen masih dikaji.
BACA JUGA: Tol Jogja Solo Dibuka Fungsional Mulai 15 April 2023 Bersama 10 Tol Lainnya untuk Mudik
Krido mengharapkan pelaku UKM dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. “UMKM yang masuk rest area akan diseleksi dan harus memenuhi standar, jangan sampai merusak fasilitas tol. Rest area di DIY adalah rest area yang berada di luar tol sehingga bisa dinikmati pengguna jalan non-tol,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) DIY, Srie Nurkyatsiwi, mengatakan rest area di Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen akan memberikan kesempatan besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang. "Tidak semua UMKM masuk sana, harus lolos kurasi. Apakah rest area itu akan berbayar atau gratis harus didiskusikan terlebih dahulu,” katanya.
Srie mengatakan Dinas Koperasi dan UKM DIY masih menyiapkan pelaku UMKM agar dapat memasarkan produk mereka dengan baik di rest area. Saat ini ada sekitar 350.000 UMKM yang tercantum dalam dalam Sibakul, aplikasi pusat data dan pengembangan UMKM DIY.
“Kami akan siapkan mereka terlebih dahulu, bukan hanya orangnya tetapi juga produknya. Kami juga akan melihat tarffic pengunjung di rest area dan potensi kekuatan ekonomi di sana seperti apa," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Permintaan sapi kurban Rp23 juta-Rp25 juta meningkat jelang Iduladha 2026. Peternak Jogja datangkan sapi dari Madura dan Bali.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.