Sleman Usulkan Rp387 Miliar untuk Program Dalane Alus pada 2027
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.
Ilustrasi./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, SLEMAN—Satpol PP Sleman melakukan pengamanan sejumlah lokasi yang disinyalir jadi pusat ajang pesta petasan di Sleman. Pasokan bahan baku petasan yang berkurang disinyalir jadi penyebab melandainya aktivitas pesta petasan di Sleman.
Sekretaris Satpol PP Sleman, Rasyid Ratnadi Sosiawan menjelaskan untuk mengantipasi pesta petasan di Sleman Satpol PP melakukan kegiatan rutin pengamanan terkait dengan penyalaan petasan pada waktu subuh. Pengamanan bersama jajaran Polres dan Kodim ini digelar mendekati subuh yang disinyalir menjadi waktu masyarakat menyalakan petasan.
"Kami sahur di kantor jam 03.00 WIB, kemudian kami salat subuh di lokasi yang terdekat yang sudah kami laksanakan di Gamping. Baik di Mlangi, di Bedog, kemudian juga kita kumpul di Balai Desa Trihanggo. Kemarin di Ambarketawang juga kita sasar," terangnya pada Senin (10/4/2023).
BACA JUGA: Polsek Muntilan Tahan 2 Tersangka Pemilik Bahan Petasan 8,1 Kg
Lokasi yang jadi fokus pengamanan ini merupakan titik-titik yang dijaring dari aduan masyarakat. Dijelaskan Rasyid bahwa berdasarkan aduan masyarakat lokasi-lokasi tadi sering terjadi pesta petasan yang besar.
"Di sana kami tidak hanya monitoring melihat lokasi-lokasi, namun kami juga menempelkan spanduk-spanduk di tempat yang strategis. Sehingga harapan kita semuanya di lokasi ini nanti sudah berkurang petasannya," ujarnya.
Pemangku wilayah setempat, seperti Kepala Padukuhan, Babinsa maupun Bhabinkamtibmas dimintai tolong untuk menjaga spanduk tersebut agar tetap bisa dibaca oleh masyarakat sebagai tindakan preventif. "Dengan kami datangi, walaupun kita tidak ketemu, informasinya kalau kami sudah datang itu yang mau keluar, enggak jadi," ujarnya.
Dari hasil pantauan, kegiatan pesta petasan kini sedikit melandainya. Analisa Rasyid, turunnya aktivitas pesta petasan di Sleman ditenggarai terjadi karena adanya penyitaan bahan baku petasan di wilayah-wilayah lain. Satpol PP juga sempat menyambangi pusat-pusat penjualan petasan di Sleman, salah satunya di Gamping.
"Pasokannya ini menjadi berkurang. Jadi kalau di Gamping kita sudah mencari, Gamping itu dalam tanda petik kaya distributor, nanti diambil [wilayah lainnya]," ujarnya.
Ketika pasokannya berkurang, petasan yang didistribusikan disebutkan Rasyid Juga berkurang. "Petasan kecil-kecil sudah biasa yang kita sasar justru petasan petasan yang dibuat-buat yang gendut-gendut," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.
Kemarau panjang di Pengasih, Kulonprogo, membuat Sungai Klampok dan Plelen mengering. Vegetasi perbukitan juga mulai menguning.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 23 Oktober 2026, lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Simak juga panduan naik KRL untuk pemula.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 23 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Jadwal KA Bandara YIA 23 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.