Separator Ring Road Utara 1,5 Km Dibongkar untuk Proyek Tol Jogja-Solo
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Ilustrasi./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, SLEMAN—Satpol PP Sleman melakukan pengamanan sejumlah lokasi yang disinyalir jadi pusat ajang pesta petasan di Sleman. Pasokan bahan baku petasan yang berkurang disinyalir jadi penyebab melandainya aktivitas pesta petasan di Sleman.
Sekretaris Satpol PP Sleman, Rasyid Ratnadi Sosiawan menjelaskan untuk mengantipasi pesta petasan di Sleman Satpol PP melakukan kegiatan rutin pengamanan terkait dengan penyalaan petasan pada waktu subuh. Pengamanan bersama jajaran Polres dan Kodim ini digelar mendekati subuh yang disinyalir menjadi waktu masyarakat menyalakan petasan.
"Kami sahur di kantor jam 03.00 WIB, kemudian kami salat subuh di lokasi yang terdekat yang sudah kami laksanakan di Gamping. Baik di Mlangi, di Bedog, kemudian juga kita kumpul di Balai Desa Trihanggo. Kemarin di Ambarketawang juga kita sasar," terangnya pada Senin (10/4/2023).
BACA JUGA: Polsek Muntilan Tahan 2 Tersangka Pemilik Bahan Petasan 8,1 Kg
Lokasi yang jadi fokus pengamanan ini merupakan titik-titik yang dijaring dari aduan masyarakat. Dijelaskan Rasyid bahwa berdasarkan aduan masyarakat lokasi-lokasi tadi sering terjadi pesta petasan yang besar.
"Di sana kami tidak hanya monitoring melihat lokasi-lokasi, namun kami juga menempelkan spanduk-spanduk di tempat yang strategis. Sehingga harapan kita semuanya di lokasi ini nanti sudah berkurang petasannya," ujarnya.
Pemangku wilayah setempat, seperti Kepala Padukuhan, Babinsa maupun Bhabinkamtibmas dimintai tolong untuk menjaga spanduk tersebut agar tetap bisa dibaca oleh masyarakat sebagai tindakan preventif. "Dengan kami datangi, walaupun kita tidak ketemu, informasinya kalau kami sudah datang itu yang mau keluar, enggak jadi," ujarnya.
Dari hasil pantauan, kegiatan pesta petasan kini sedikit melandainya. Analisa Rasyid, turunnya aktivitas pesta petasan di Sleman ditenggarai terjadi karena adanya penyitaan bahan baku petasan di wilayah-wilayah lain. Satpol PP juga sempat menyambangi pusat-pusat penjualan petasan di Sleman, salah satunya di Gamping.
"Pasokannya ini menjadi berkurang. Jadi kalau di Gamping kita sudah mencari, Gamping itu dalam tanda petik kaya distributor, nanti diambil [wilayah lainnya]," ujarnya.
Ketika pasokannya berkurang, petasan yang didistribusikan disebutkan Rasyid Juga berkurang. "Petasan kecil-kecil sudah biasa yang kita sasar justru petasan petasan yang dibuat-buat yang gendut-gendut," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 26 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Aplikasi iPhone tidak muncul di Home Screen atau Search? Simak cara menemukan aplikasi tersembunyi di iOS 18 melalui Settings dan App Library.