Bantul Bangun 20 Kolam Ikan per Kalurahan, Produksi Ditarget Naik
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Suasana TPR Parangtritis, Rabu (4/5/2022) siang./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul menerjunkan sebanyak 1.365 personel gabungan yang nantinya siaga selama masa libur Lebaran. Mereka akan berjaga di posko pengendalian dan persimpangan masuk ke wilayah pantai untuk mengantisipasi kemacetan arus.
BACA JUGA: Pariwisata Bantul Terus Berbenah
Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi mengungkapkan, posko pengendalian akan dibuka sejak 23 sampai 30 April di delapan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di kawasan Pantai Selatan. Sebab kawasan pantai diprediksi masih menjadi tujuan utama pengunjung saat berlibur ke Bantul.
"Di Parangtritis ada dua posko, kemudian Samas, Goa Cemara, Kuwaru, Pandansimo Goa Selarong dan Goa Cerme," katanya, Senin (17/4/2023).
Markus menjelaskan, posko itu nantinya akan berfungsi untuk memperlancar arus wisatawan yang masuk ke wisata pantai. Diprediksi sejumlah pantai di wilayah Bantul akan dipenuhi oleh wisatawan saat libur Lebaran. Oleh karena itu, petugas berjaga pun ditambah.
"Dari Dishub dan Polisi nanti akan mengantisipasi kemacetan lalu lintas juga. Karena kadang kan yang dari selatan mau keluar padat dan masuk sedikit kemudian orang mengambil jalur yang ke selatan makanya pasti macet. Titik persimpangan juga akan ada petugas yang siaga," ujarnya.
Diprediksi puncak libur Lebaran di Bantul akan berlangsung pada 23 April nanti. Pihaknya menargetkan sebanyak 150.000 wisatawan berkunjung ke Bantul selama libur Lebaran nanti. Jumlah itu berkurang dibandingkan dengan target kunjungan pada 2022 lalu.
"Ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu karena tahun lalu kan liburnya lebih panjang. Tahun lalu ada sebanyak 243.000 pengunjung pas libur Lebaran saja," ucapnya.
Ketua PHRI Bantul Yohanes Hendra Dwi Utomo mengatakan, reservasi hotel untuk libur Lebaran mendatang masih di angka 50 persen untuk tanggal 19-30 April mendatang. Pihaknya berharap reservasi meningkat pada H-2 Lebaran nanti.
"Kebanyakan tamu masih dari wilayah Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat," katanya.
Konsentrasi wisatawan menginap disebutnya lebih banyak di wilayah Kota Jogja dan juga Sleman lantaran jumlah hotel yang cukup banyak di wilayah itu. Bantul sendiri hanya punya dua hotel bintang empat, satu bintang tiga dan beberapa bintang satu serta kelas melati.
"Target kita di H-2 Lebaran reservasi sudah di angka 80 persen," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
PWI Pusat akan mencabut laporan terhadap Hotman Paris di Polda Metro Jaya setelah tercapai kesepahaman melalui mediasi yang difasilitasi Sufmi Dasco Ahmad.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.