Separator Ring Road Utara 1,5 Km Dibongkar untuk Proyek Tol Jogja-Solo
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Warga Wedomartani, Eko Pujonarko memilih menggunakan sepeda untuk mudik dari Jakarta Selatan sampai ke Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Cara mudik unik atau tergolong tak biasa dilakukan warga Wedomartani, Sleman pada Lebaran 1444 H kali ini. Warga Wedomartani itu memilih menggunakan sepeda untuk mudik dari Jakarta Selatan sampai ke Sleman selama kurang lebih empat hari.
Setelah bersepeda sekitar 14 jam, Eko Pujonarko beristirahat di Brebes. Di tengah istirahatnya, Pujo berkenan diwawancara via telepon mengenai mudik dengan sepedanya tahun ini.
Dari daerah Kebagusan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (15/4/2023) pedal sepeda Pujo mulai ia genjot menuju rumahnya di Wedomartani, Ngemplak, Sleman.
Di usia kepala empat, Pujo setidaknya butuh waktu 4-5 hari nggowes untuk sampai di Bumi Sembada. Hal itu tentu tergantung seberapa lama Pujo istirahat, juga kondisi lain seperti kadang harus rapat dadakan secara daring di sela-sela perjalanan. "Mudik pakai sepeda karena saya senang sepedaan saja," katanya pada Minggu (16/4/2023) malam.
Keluar dari rumahnya di Jakarta hingga ke Subang, dia menggenjot sepeda di bawah mendung. Kondisi ini membuat Pujo melenggang tanpa banyak mengambil istirahat. Di hari pertama, Pujo berhasil sampai di Palimanan.
Pada hari kedua Pujo yang berangkat selepas subuh saat memasuki pertigaan Celeng-Indramayu langsung disambut dengan panas terik. Kendati demikian ia bisa sampai di Tanjung, Brebes, hari itu.
"Hari ini [Minggu] panas sekali. Saya tiap 5-7 kilometer berhenti sebentar ambil napas. Kalau bicara kilometer saya sehari paling mentok di 100-150 kilometer. Saya tadi berangkat jam lima pagi, masuk hotel jam delapan malam saya dapat 160 kilometer. Sekitar 14 jam tapi enggak full menggowes," ungkapnya.
BACA JUGA: Mudik Lebaran, Seribu Bus AKAP Keluar Masuk Terminal Giwangan
Tahun ini merupakan kali kedua Pujo mudik pakai sepeda. Sebelumnya 2019, Pujo bersama rombongan komunitas pesepeda touring juga pulang kampung memakai kereta angin itu. Pandemi dan pekerjaan kantor membuatnya tak bisa mudik dengan sepeda di 2020, 2021 dan 2022.
Selama mudik dengan sepeda, tidak ada permasalahan serius yang dihadapi pria berusia 46 tahun. Usut punya usut, persiapan matang dari segi teknis sepeda maupun kondisi fisik jadi dua faktor penting yang telah Pujo siapkan. "Ya kendala-kendala teknis saja di lapangan saja, kaya perkiraan waktu terlambat," ujarnya.
"Kendalanya sih kalau saya bilang enggak ada kendala. Wong semua dilakukan dengan senang. Saya belum pernah punya kendala teknis langsung dengan sepeda. Cuma beberapa teman-teman pernah ngalamin kaya bannya bocor."
"Cuma biasanya kami yang suka main touring itu tidak mempersalahkan itu karena dari awal juga sudah dipersiapkan. Kaya saya juga bawa ban, ban serep juga bawa, kunci-kunci juga bawa. Alat tambal ban juga bawa, kata kuncinya dinikmati," ungkapnya.
Pujo punya kebiasan saat hendak bersepeda dengan jarak yang jauh apalagi lebih dari 2-3 hari, ban sepeda ia ganti. Baik itu ban luar maupun ban dalam, depan maupun belakang. Semua diganti baru. Sementara ban lama bila masih bagus akan dibawa sebagai serep.
"Terus gir, rem, segala macam memang sudah dicek dulu, sebelum berangkat sudah dirapiin lagi. Lampu-lampu juga bawa jadinya sejauh ini saya tidak ada kendala. Saya kira teman-teman yang lain juga sama modelnya dengan saya," ujarnya.
Sebenarnya rombongan komunitas sepeda touring rata-rata berangkat dari Jakarta pada 18 dan 19 April. Namun karena bisa cuti lebih awal, Pujo memilih berangkat penuh awal secara mandiri dan tidak bareng rombongan. Namun melalui grup Whatsapp, Pujo bisa memantau pesepeda lain yang ada di depan atau di belakang rute mudiknya.
"Jadi ada grup Whatsapp Gowes Touring nasional, terus anggotanya juga dari macam-macam. Beberapa teman dari Bandung mau mudik ke Jogja, ada yang ke Semarang. Ada yang dari Surabaya mau mudik ke Jogja, dari Surabaya mau mudik ke Madiun," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Daftar harga BBM terbaru 26 Agustus 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter.
Harga iPhone terbaru 26 Agustus 2026 turun menjelang iPhone 18. Simak daftar harga iPhone 15, 16, dan 17 lengkap di Indonesia.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Gajah Mungkur mulai dibangun di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah
KPK memeriksa Kadis PUPR dan anggota DPRD Kota Bengkulu sebagai saksi dugaan korupsi. Penyidikan terkait pengembangan OTT KPK di Bengkulu.
Cek harga emas Pegadaian hari ini, 26 Agustus 2026, untuk Antam, Galeri 24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback.