Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Bantul saat mengevakuasi ular koros di halaman rumah warga di Dusun Tegalrejo, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Rabu (19/4/2023). (istimewa/ dok.BPBD Bantul)
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas Pemadam Kebarakan dan Penyelamatan (Dakarmat) BPBD Bantul berhasil mengevakuasi tiga ekor ular kobra Jawa dari taman rumah milik warga di Dusun Code, Kalurahan Trirenggo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Selasa (18/4/2023) malam.
BACA JUGA: BPBD Bantul Gelar Operasi Tangkap Ular
Kabid Damkarmat BPBD Bantul, Irawan Kurnianto mengatakan evakuasi tiga ekor ular kobra Jawa tersebut bermula dari laporan pemilik rumah, Indra. Saat itu sekitar pukul 23.30 WIB, Indra sedang duduk di dekat kolam pribadi di rumahnya tiba-tiba mendengar suara mendesis di balik taman yang tidak jauh dari tempat ia duduk.
“Setelah dilihat ternyata ular kobra sudah berdiri. Pak Indra selanjutnya melapor ke BPBD Bantul,” katanya, Rabu (19/4/2023).
Setelah menerima laporan, pihaknya menerjunkan sebanyak lima personel untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi sempat memakan waktu sekitar 30 menit karena ular bersembunyi dibalik tanaman. Berbekal senter, stik ular, helm, sarung tangan, dan karung akhirnya petugas berhasil mengevakuasi ular tersebut.
“Panjangnya yang satu ekor sekitar satu meter. Sementara yang dua ekor lainnya lebih pendek kurang dari satu meter,” jelasnya.
Ular kobra Jawa tersebut kemudian dibawa ke kantor Damkarmat BPBD Bantul untuk dilepasliarkan kembali di lokasi yang jauh dari permukiman penduduk untuk menjaga ekosistem.
Serang beberapa jam kemudian atau pada Rabu (19/4/2023) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, petugas Damkarmat BPBD Bantul juga mengevakuasi seekor ular koros yang masuk halaman rumah warga di Dusun Tegalrejo, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul.
“Awalnya Pak Agung sedang menjemur pakaian lalu melihat ular di pekarangan rumah. Karena ular lumayan besar dan Pak Agung tidak berani kemudian melapor ke BPBD Kabupaten Bantul,” katanya.
Pihaknya langsung menerjunkan personel dan berhasil mengevakuasi ular koros sepanjang sekitar 1,7 meter tersebut.
Irawan menjelaskan banyaknya ular yang muncul di permukiman warga karena musim hujan merupakan saat yang cocok bagi beberapa jenis ular menetaskan telurnya. Banyak ular keluar sarang untuk mencari lokasi yang lebih kering namun lembab.
Karena itu pihaknya mengimbau masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang ular. “Untuk masyarakat yang menemukan ular atau satwa liar lainnya yang berbahaya bisa mengubungi petugas Damkarmat BPBD Bantul di nomor 0274-6462100 atau melalui call center 112,” tandas Irawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.