Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Anggota Komunitas Gunungkidul Reptil Independen Dino Ahzar Setiawan saat melakukan tes untuk mengetahui jenis kelamin ular kobra yang ditangkap di wilayah Dusun Kepek I, Kepek, Wonosari. Kamis (5/12/2019)-Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul melakukan operasi tangkap ular yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat Bantul. Dari hasil operasi tersebut BPBD menangkap seekor ular kobra yang berlokasi di rumah warga Pundong dan Banguntapan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto mengatakan, penangkapan ular kobra itu berawal dari laporan Ifah, warga Dusun Bodolawuh, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong kemarin sore. Di mana ia mendapati ular kobra di pekarangan rumahnya.
"Setelah dapat laporan, anggota langsung ke lokasi dan berhasil menangkap seekor ular dengan ukuran yang lumayan besar, ular itu jenis kobra ya," katanya kepada Harian Jogja pada Selasa (17/12/2019).
Katanya ular itu tertangkap usai petugas melakukan penyisiran di pekarangan rumah Ifah. Petugas sendiri tidak mengalami kesulitan yang berarti saat menangkap ular tersebut.
"Tadi pemilik [rumah di Banguntapan] meminta bantuan kami untuk melakukan penyisiran dan penangkapan ular. Tapi hasil penyisiran tadi hasilnya masih nihil, dan kami rasa sudah aman," katanya.
Menurut Dwi, kemunculan ular kobra tidak hanya terjadi di Kecamatan Pundong, karena petugas juga sempat mendapat laporan dari warga Dusun Rejokusuman, Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul bernama Ardiansah terkait kemunculan ular di pekarangan rumahnya.
Petugas pun melakukan pencarian dan akhirnya berhasil menangkap seekor ular kobra juga di pekarangan rumahnya. Saat ini ular berbisa itu telah dibawa petugas untuk diamankan.
Pada Oktober hingga Desember sendiri merupakan musim menetas telur ular. Hal itu semakin kuat diyakini Dwi, dengan adanya tiga laporan yang masuk ke pihaknya selama bulan Desember.
"Untuk animal rescue bulan Desember ada tiga titik lokasi, dan dua di antaranya di Kecamatan Pundong. Untuk 3 titik tersebut semua ular kobra, karena pada tiga atau dua bulan terakhir memang musim kobra untuk menetaskan telur ya" tuturnya.
Dwi meminta masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan kepada BPBD jika menemukan ular baik di pekarangan rumah maupun di dalam rumah. Selain itu, Dwi meminta masyarakat untuk menutup lubang-lubang yang ada di pekarangan rumah, hal itu untuk mencegah lubang menjadi tempat bersarangnya ular.
"Kalau ada yang mendapati ular kobra bisa diinfokan ke kami, nanti akan dilakukan penyisiran. Masyarakat bisa menghubungi kami di call center BPBD di 112 atau di (0274) 6462100," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.