Ratusan Pelajar Bantul Diajak Keliling Museum Sepanjang 2026
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Kericuhan dua kelompok yang terjadi di wilayah Banguntapan, Kabupaten Bantul, Jumat (21/4/2023) dini hari WIB menyebabkan satu sepeda motor terbakar dan satu orang luka.
“Benar adanya kejadian motor yang terbakar pada Jumat sekitar jam satu dini hari,” kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, Jumat.
Dia menerangkan kejadian tersebut diawali dengan adanya keributan antardua kelompok yang baru selesai melaksanakan takbiran. “Ada korban atas nama Edi, sekarang sedang ditangani medis di RS Rajawali Citra, Banguntapan karena adanya luka-luka,” katanya.
Sebelum terlibat ricuh, dua kelompok itu sempat berpapasan di jalan. Saat itulah kesalahpahaman terjadi. “Menyebabkan terjadinya keributan dan salah satu motor dari kelompok terbakar,” ucap Jeffry.
Informasi sementara pemicu keributan ini karena ada salah satu kelompok yang merasa terkena ludah dari kelompok lainnya. Kasus itu saat ini masih ditangani Polsek Banguntapan.
Insiden itu sempat viral di sosial media dengan narasi sepeda motor pelaku klitih yang dibakar massa. Jeffry menyebut informasi itu keliru. “Bukan klitih. Salah paham dua kelompok saat berpapasan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.
Apple Shortcuts di iOS bisa digunakan untuk melacak iPhone hilang lewat foto dan lokasi otomatis sebagai lapisan keamanan tambahan.
“Restorasi Gumuk Pasir menjadi salah satu program unggulan dalam penataan kawasan wisata pantai selatan,"
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.