Pemkab Sleman Lengkapi Syarat Revitalisasi Stadion Tridadi ke Pusat
Pemkab Sleman masih melengkapi syarat administrasi revitalisasi Stadion Tridadi, termasuk legalitas lahan, sebelum diajukan ke Pemerintah Pusat.
Abrasi yang terjadi di Pantai Glagah. -Andreas Yuda Pramono/Harianjogja.com
Harianjogja.com, KULONPROGO–Jalan penghubung antara Pantai Glagah dengan Congot rusak terkena abrasi.
Paguyubang Penginapan Pantai Glagah berupaya untuk menguruk jalan tersebut secara swadaya. Ketua Paguyuban Penginapan Pantai Glagah, Bento, mengatakan dia bersama anggota paguyuban telah menguruk jalan tersebut sebanyak delapan kali.
"Kali pertama saya nguruk itu tahun 2017. Itu banyak sekali saya nguruknya akibat abrasi. Kami membeli batu putih delapan rit, ada lagi bahan material delapan rit, terus masih saya uruk pakai batu padas biar pasirnya tidak lari," kata Bento ditemui di Penginapan Boulevard pada Sabtu (22/4/2023).
Hanya saja, kata Bento abrasi terjadi terus menerus. Karena itu dia rutin memantau kondisi jalan. Padahal, kata Bento, jalan tersebut sangat penting karena menghubungkan Pantai Glagah dengan Congot. Hingga sekarang, paguyuban penginapan telah menghabiskan dana jutaan untuk memperbaiki jalan tersebut.
"Biasanya odong-odong lewat situ kan. Mereka biasa menuju ke Plaza Kuliner atau dekat pemecah ombak sana. Kalau jalannya bagus, mobil atau motor tidak akan kepater atau terjebak di jalan itu," katanya.
Bento berharap agar pemerintah daerah segera memperbaiki jalan tersebut, sehingga pengunjung yang akan berwisata di Pantai Glagah maupun Congot merasa nyaman.
"Kalau bisa nanti ketika perbaikan, saya meminta untuk menggeser jalan itu ke sisi utara. Biar tidak mepet bibir pantai. Dulu itu jarak jalan dengan bibir pantai sekitar 10 meter, tapi sekarang malah makin dekat," ucapnya.
Selain menguruk, paguyuban penginapan juga menanam pandan laut di sepanjang garis abrasi. Dengan upaya itu, Bento berharap kerusakan jalan tidak akan bertambah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih melengkapi syarat administrasi revitalisasi Stadion Tridadi, termasuk legalitas lahan, sebelum diajukan ke Pemerintah Pusat.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT ke-18 sepanjang 2026. Penyidik masih mendalami kasus dan memiliki waktu 24 jam menentukan status pihak
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.