DPRD Gunungkidul Soroti Proyek Strategis yang Belum Jalan
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Aktivitas kendaraan di depan Pasar Semin di Kapanewon Semin terlihat ramai pada Selasa (25/4/2023). Harianjogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Perdagangan Gunungkidul mengusulkan agar jalur di depan Pasar Semin bisa kembali dibuka untuk dua arah. Hal ini untuk merespons keluhan dari pedagang tentang penerapan satu jalur di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, penerapan jalur searah di kawasan Pasar Semin dikeluhkan oleh para pedagang. Pasalnya, penerapan tersebut berpengaruh terhadap aktivitas jual beli di pasar.
“Makanya ada usulan agar dikembalikan menjadi dua jalur, tidak satu arah seperti sekarang,” kata Kelik kepada wartawan, Selasa (25/4/2023).
Menurut dia, usulan mengembalikan dua jalur di depan pasar merupakan murni usulan dari pedagang. Selain itu, usulan juga melihat dari kondisi terkini di sekitar jalur yang lebih sepi.
Kelik tidak menampik, sebelum Terminal Semin dipindah masih menjadi satu rangkaian di pasar. Kondisi ini pun berdampak terhadap aktivitas kendaraan di pasar yang makin padat.
Meski demikian, sambung dia, kepadatan kendaraan atau angkutan umum sekarang sudah tidak terlihat. Hal ini disebabkan karena banyak armada angkutan yang tak beroperasi.
“Sekarang terminal juga sudah dipindah ke sisi barat. Jadi, tidak ada lagi penumpukan kendaraan di depan pasar. Makanya, ada usulan agar jalur dua arah di depan Pasar Semin bisa dikembalikan,” katanya.
Kelik mengakui keputusan perubahan jalur diserahkan sepenuhnya ke Dinas Perhubungan, selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang menangani masalah jalan dan angkutan. “Tentunya usulan dari para pedagang kami tampung dan disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam pembuatan kebijakan,” katanya.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, sudah mendengar adanya usulan tetang penerapan jalur dua arah di depan Pasar Semin. Meski demikian, prosesnya tidak serta merta bisa dilakukan karena pengambilan kebijakan harus melalui kajian yang mendalam.
“Untuk pengambilan kebijakan pasti, kami juga menghadirkan dari Polda serta Dinas Perhubungan DIY karena status jalannya milik provinsi,” katanya.
Menurut Bayu, untuk saat ini jalur satu arah masih berlaku dari sisi timur ke barat. Adapun pemberlakukan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.
“Untuk pengendara dari arah Wonosari lewatnya jalur lingkar utara karena tidak bisa lewat depan Pasar Semin karena pemberlakuan jalur searah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Rektor menekankan pentingnya kolaborasi dan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi kompleksitas dunia modern. Keberhasilan lahir dari kerja tim, jejaring.