Hasil Pertanian Wadas Menurun, Project Multatuli Soroti Dampaknya
Hasil pertanian Wadas menurun sejak penambangan Bendungan Bener. Project Multatuli menilai perubahan lingkungan turut mengubah pola hidup warga
Penanaman pohon di kompleks Yogyakarta International Airport, Kulonprogo pada 28 Oktober 2020.-Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulonprogo akan meningkatkan pengamatan dan pengawasan lapangan menyambut musim kemarau. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kegagalan panen akibat kurangnya pasokan air.
Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Supomo mengatakan petugas POPT yang berada di lapangan akan lebih intensif mengamati situasi dan kondisi wilayah Kulonprogo.
“Sebagai langkah mitigasi mendekati kemarau panjang, maka pengamatan di lapangan akan kami intensifkan. Apabila benar terjadi kekurangan air, maka akan kami manfaatkan potensi air yang ada seperti sungai kecil atau sumur. Itu coba kami maksimalkan; dan kalau ada sumber mata air akan kami pompa,” kata Supomo ditemui di kantornya pada Jumat (28/4/2023).
Supomo menambahkan di wilayah pertanian tadah hujan telah tersedia sumur bor. Dengan demikian, sumur tersebut dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu. DPP, katanya, siap menyambut musim kemarau khususnya terkait ketersediaan air untuk lahan pertanian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil pertanian Wadas menurun sejak penambangan Bendungan Bener. Project Multatuli menilai perubahan lingkungan turut mengubah pola hidup warga
Pembangunan PJU Sleman 2026 belum dimulai. Dishub masih menunggu hasil review kontrak Kejaksaan sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Wali korban dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha meminta Polresta Jogja menuntaskan penyidikan dan menjerat pengurus yayasan yang masih berstatus saksi.
Polri mengungkap dugaan korupsi pasokan batu bara PLTU periode 2018-2026 dengan potensi kerugian negara dan perekonomian mencapai Rp5 triliun.
Kemendikdasmen meluncurkan Gerakan PSPB untuk memperkuat kolaborasi pendidikan dasar dan menengah melalui tata kelola yang terstruktur dan akuntabel.