PEREKONOMIAN DAERAH: Budaya Jadi Keunikan Transformasi Ekonomi DIY
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo melakukan pemetaan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Pemetaan ini adalah upaya sosialisasi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
BACA JUGA: Jumlah Pemilih Sementara di Kulonprogo ada 347.717 Pemilih
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kulonprogo, Hidayatut Thoyyibah mengatakan bahwa KPU Kulonprogo mengikuti arahan KPU RI dalam melakukan sosialisasi tahapan Pemilu tahun 2024.
“Sesuai arahan KPU RI, dalam melakukan sosialisasi di antaranya, dilakukan berdasarkan basis [kategori] perempuan, pemilih pemula, pemilih muda, difabel, dan tokoh masyarakat,” kata Hidayatut dihubungi pada Minggu (30/4/2023).
DPS untuk kategori lansia di Kulonprogo mencapai 19.217 pemilih atau 6% dari total 347.117 pemilih; lalu, baby boomer atau orang yang berumur 56-76 tahun sebanyak 93.629 pemilih; kemudian, gen z mencapai 46.972 pemilih.
“Dua terakhir yaitu milenial mencapai 88.616 pemilih, sedangkan gen x mencapai 98.683 pemilih,” katanya.
Apabila diurutkan dengan mengacu pada jumlah DPS, lansia menempati posisi paling rendah. Kemudian disusul gen z, lalu milenial, baby boomer, dan terakhir gen x.
Hidayatut menambahkan untuk tiap basis pemilih tersebut, KPU Kulonprogo akan membuat pendidikan pemilih dan kuota peserta dalam setiap kegiatan.
Sebelumnya, Ketua KPU Kulonprogo, Ibah Muthiah mengatakan jumlah DPS mencapai 347.117 pemilih. Jumlah tersebut tersebar di 1.302 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di 88 desa dari dua belas kapanewon atau kecamatan.
Katanya, jumlah pemilih sementara di Kapanewon Temon mencapai 22.353, lalu Wates 37.768, Panjatan 30.333, Galur 25.398, Lendah 32.276, Sentolo 39.190, Pengasih 40.919, Kokap 28.552. Sisanya ada Girimulyo dengan 19.806 pemilih, Nanggulan 24.324, Samigaluh 22.509, dan Kalibawang 23.689.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.