Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Kondisi Rest Area JJLS di Kalurahan Nglindur, Girisubo. Selasa (11/4/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP A Purwanta menilai keberadaan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) mampu mengurai kemacetan di jalur wisata, khususnya di jalan utama Jogja-Wonosari selama libur Lebaran.
Pasalnya arus kepulangan wisata ini bisa teruarai lebih cepat dibandingkan penyelenggaraan di tahun sebelumnya.
BACA JUGA: Kaca Pecah, Tiga Orang Jadi Korban Penembakan Kantor MUI
“Tahun lalu baru bisa teruarai sekitar pukul 22.00 WIB, tapi Lebaran kali ini pukul 20.30 WIB sudah bisa lancar kepulangan wisatawan di jalan JJLS Jogja-Wonosari,” kata Purwanta kepada wartawan, Selasa (2/5/2023).
Dia menjelaskan, untuk mengantasi penumpukan kendaraan di jalur utama sudah disiapkan skenario sejak awal. Bagi pengunjung yang akan pulang ke Kota Jogja sudah mulai dipecah pada saat keluar kawasan pantai.
Pengendara diarahkan untuk melewati JJLS ke barat menuju wilayah Bantul. Cara ini dinilai efektif sehingga tingkat kepadatan di jalur utama bisa dikurangi sehingga laju kendaraan bisa lebih cepat dan lancar.
Hal yang sama juga terlihat di kawasan wisata pantai karena tidak ada kemacetan atau penumpukan kendaraan. Pasalnya, dengan melalui JJLS menghubungkan ke Tempat Pemungutan Restribusi (TPR) di sejumlah pantai.
“Sebelum JJLS dibuka akses masuk hanya dari pos Baron dan JJLS. Tapi, setelah dibuka banyak alternatif pintu masuk sehingga tidak ada kemacetan kendaraan saat akan masuk ke pantai,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono. Menurut dia, tidak ada penumpukan kendaraan di jalur wisata karena kelancaran arus tidak lepas dibukanya JJLS sehingga akses lebih mudah karena pilihan pintu masuk lebih mudah.
“JJLS sangat membantu dalam memberikan kemudahan akses kunjungan wisatawan di pantai,” katanya.
Dia mengungkapkan, pada saat libur Lebaran mulai 19-30 April menargetkan kunjungan wisata sebanyak 186.000 pengunjung. Jumlah ini diklaim terlampaui karena hingga Ahad (30/4/2023) petang kunjungan mencapai 217.440 orang.
“Melampaui target yang kami canangkan saat persiapan libur Lebaran,” kata Hary.
Kunjungan yang melampaui target juga berdampak terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi masuk kawasan pariwisata. Di saat persiapan liburan, target pendapatan hanya sebesaar Rp1,35 miliar, namun pencapaiannya sebesar Rp1,68 miliar.
“Kami berterimakasih kepada pihak-pihak yang membantu kelancaran pelaksanaan libur Lebaran di JJLS tahun ini,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Bek PSS Sleman Christophe Nduwarugira tak gentar menghadapi Dimitar Mitkov yang mencetak brace pada laga debutnya bersama Madura United.
DPRD DIY menyoroti relasi kuasa dalam dugaan kekerasan seksual di pesantren dan meminta mekanisme pengaduan korban diperkuat.
LPS menjamin dana nasabah 13 bank yang ditutup sepanjang 2026 dibayar dalam lima hari, sesuai ketentuan penjaminan.
Harga cabai rawit merah tercatat Rp90.050 per kg dan telur ayam Rp29.900 per kg berdasarkan data PIHPS Nasional, Sabtu 12 September 2026.
Kematian Serda AMF di Mess Psikologi Galaksi diselidiki Pomau. Empat prajurit ditahan, sementara TNI AU membantah korban tewas akibat penganiayaan.