Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Petugas menyalin minyak goreng curah ke sejumlah jeriken milik pedagang dalam operasi pasar yang digelar di Pasar Beringharjo, Sabtu (26/3/2022). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul menyebut, harga sejumlah bahan kebutuhan bahan pokok di wilayahnya masih tinggi meski masa Lebaran telah rampung.
Harga komoditas daging ayam, telur, serta bawang merah tercatat masih melonjak di wilayah itu. "Dari pantauan di sejumlah pasar tradisional, ketiga komoditas bahan pokok itu masih cukup tinggi di Bantul," kata Sub Koordinator Kelompok Substansi Pengendalian Barang Pokok dan Penting DKUKMPP Bantul Zuriyatun Nur Handayani, Selasa (2/5/203l23).
Tercatat harga daging ayam berada di angka Rp38.000 per kilogram. Kemudian telur ayam ras di harga Rp28.000 per kilogram dan untuk harga bawang merah sekarang di angka Rp40.000 per kilogram. Kondisi harga ini disebut belum menunjukkan penurunan yang signifikan sejak Lebaran lalu.
"Kenaikan harga disebabkan permintaan yang masih cukup tinggi, sementara pasokan dan stok barang tidak bertambah, sehingga harga naik," papar dia.
Di sisi lain harga komoditas cabai menurun cukup drastis setelah Lebaran ini dan sekarang harganya mencapai angka Rp25.000 per kilogram untuk cabai merah merah keriting yang sebelumnya dipatok Rp45.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah yang sebelumnya di harga Rp35.000 per kilogram sekarang menjadi Rp25.000 per kilogram.
"Secara umum masih stabil, ada yang naik dan ada yang turun. Masih wajar harganya," ucap dia.
Kepala DKUKMPP Bantul Agus Sulistiyana menyebutkan, pihaknya rutin melaksanakan operasi pasar murah untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasaran. Dalam kegiatan tersebut pihaknya menggelontorkan beberapa komoditas bahan pokok. Seperti tepung terigu, minyak goreng, telur, bawang merah, dan beras.
"Dibandingkan dengan harga bahan pokok di pasar tentu harga di pasar murah lebih terjangkau bagi masyarakat, bisa selisih sampai Rp3.000," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.