Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi ibu hamil./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Mengacu pada Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, angka kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) di kabupaten Sleman meningkat antara 2021 dan 2022. Tingginya mobilitas warga ditengarai menjadi penyebabnya.
Sub Koordinator Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sleman, Samsu Eko mejelaskan angka KTD pada 2021 sebanyak 99 kasus dan pada 2022 meningkat menjadi 135 kasus.
Sementara pada kehamilan remaja, angkanya turun sedikit, yakni pada 2021 sebanyak 136 kasus dan 2022 115 kasus. “Itu data dari rekapitulasi seluruh puskesmas,” ujarnya, Selasa (2/4/2023).
Pada kasus KTD, rata-rata ibunya belum menikah atau hamil di luar nikah. Sedangkan untuk kehamilan remaja, biasanya sudah menikah dengan mengajukan kompensasi di Pengadilan Agama. “Trennya untuk KTD meningkat,” katanya.
BACA JUGA: Setahun 40.000 Kehamilan di DIY, Ribuan Bidan Dikerahkan untuk Mendampingi
Adapun penyeybab peningkatan kasus KTD ini menurutnya bisa disebabkan banyak hal. Salah satu yang mempengaruhi seperti banyaknya mahasiswa atau pendatang yang mengekos di Sleman, jika terjadi kehamilan, maka datanya akan masuk di Sleman.
“Saya tidak punya datanya, tetapi yang anak mahasiswa pada ngekos, ada yang numpang lahir di Sleman. susahnya di situ untuk Sleman karena mobilitas warganya tinggi. Anak-anak sekolah tinggal di sini, kuliah, habis itu hilang lagi. Termasuk kenakalan remaja,” katanya.
Fenomena ini juga berbanding lurus dengan kasus HIV/AIDS di Sleman.
Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama, mengungkapkan pada 2022 saja terdapat 171 kasus baru HIV. Jumlah tersebut terbilang cukup tinggi. Pasalnya dalam kurun waktu 1993 sampai tahun 2021, ada sebanyak 1.920 kasus.
Dari 171 kasus baru pada 2022, 15 diantaranya sudah sampai pada stadium berat atau AIDS. “Sebanyak 73 persen berasal dari usia produktif, 15-59 tahun. Faktor penularannya, 80 persen berasal dari perilaku seksual beresiko,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.