DPRD Gunungkidul Minta Proyek Infrastruktur 2026 Berkualitas dan Tepat Waktu
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Aktivitas kendaraan di gapura batas kota di Kalurahan Logandeng, Playen. Rencananya bando selamat datang akan dicopot karena alasan keamanan. Rabu (3/5/2023). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul bakal mencopot bando selamat datang di Batas Kota Wonosari di Kalurahan Logandeng, Playen. Alasan pencopotan karena keamanan di mana besi penghubung gapura ini telah berusia lebih dari sepuluh tahun.
Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan, pencopotan bando selamat datang Wonosari masuk dalam program pemeliharaan gapura di batas kota. Diperkirakan pemeliharaan ini menelan biaya sekitar Rp177 juta. “Untuk pencopotan bando anggarannya sekitar Rp20 juta,” kata Nanang, Rabu (3/5/2023).
BACA JUGA: Ledakan Terjadi di Puskesmas Saptosari Gunungkidul
Dia menjelaskan, secara konstruksi usia bando sudah lebih dari sepuluh tahun. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bisa membahayakan pengendara yang melintas sehingga akan mencopotnya.
“Tujuan mengurangi risiko ketidakhandalan bando yang terbuat dari besi ini. Jadi, dengan alasan keamanan maka akan dicopot,” katanya.
Selain itu, rencananya juga ada proses pemeliharaan dan mempercantik gapura di wilayah batas kota sehingga bisa terlihat lebih indah dan rapi. Meski demikian, ia belum bisa memastikan waktu pelaksanaan program ini.
“Kami usulkan di APBD Perubahan dan mudah-mudahan bisa disetujui agar program pencopotan bando dan pemeliharaan gapura bisa terlaksana,” katanya.
Nanang tidak menampik alokasi program pencopotan bando dan pemeliharaan gapuras sudah masuk di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023. Namun demikikan, oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah terpaksa dicoret karena untuk menutupi defisit dari 4,7% menjadi 2,2%.
“Makanya kami usulkan lagi di APBD Perubahan dan harapannya bisa disetujui,” katanya.
BACA JUGA: Aktivitas Pembangunan Salah Satu Perbukitan di Gunungkidul, Diduga Langgar Aturan
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, pencopotan bando di gapura selamat datang sudah dilakukan sejak tahun lalu di perbatasan Patuk-Piyungan, Bantul. Pencopotan sebagai bagian dari keamanan pengendara di sekitar lokasi.
“Bisa lihat sendiri. Meski bando dicopot tapi tapi tidak mengurangi estetika dan keindahan gapura di perbatasan Patuk ini,” katanya.
Irawan menambahkan, untuk mempercantik kawasan di tahun ini masih akan melanjutkan penataan kota. Di 2022 lalu, penataan dilakukan bando mulai dari kawasan Bundaran Siyono, salah satunya dengan mengganti ikon patung pengendang dengan miniatur tugu tobong gamping. "Tahun ini masih kita lanjutkan hingga simpag tiga Kranon. Selain itu, juga ada pemerataan jalan di kawasan tugu Tobong Gamping,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Harga pangan nasional 23 September 2026, cabai rawit merah Rp89.500/kg dan telur ayam Rp30.200/kg. Cek harga beras, daging, gula, dan minyak.
Wamenaker Afriansyah Noor mengingatkan calon pekerja migran memilih jalur resmi dan menguasai bahasa asing sebelum bekerja ke luar negeri.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.