Uji Coba Kelok 23 Selesai, Jalan Kretek-Girijati Ditutup Sementara
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Ilustrasi keracunan/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul mengaku sudah terjun ke lokasi untuk mengecek langsung insiden murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang keracunan massal makanan beberapa waktu lalu di wilayah Wukirsari, Imogiri, Bantul.
"Kita langsung berkunjung dan monitoring terkait dengan kejadian tersebut dan Alhamdulillah sudah terkondisi semuanya anak-anak sudah sehat dan sudah masuk sekolah semuanya," kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Bantul Ahmad Musyadad, Jumat (12/5/2023).
Ahmad menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan MI seluruh Bantul untuk berhati-hati dan mengecek ulang sesaat sebelum memberikan makanan tambahan kepada para murid. Insiden itu diharapkan menjadi yang terakhir terjadi di Bantul.
"Perlu juga koordinasi dengan Puskesmas terkait dengan pengawasan pada makanan sehat di Madrasah," katanya.
Pihaknya juga mengimbau agar ketika ada kejadian seperti kasus keracunan massal itu hendaknya Madrasah segera melaporkan ke dinas terkait sebagai atasan langsung agar segera bisa ditindaklanjuti.
Baca juga: Puskesmas di Sleman Dihujani 7 Tembakan, Polisi Masih Penyelidikan
Ahmad menjelaskan bahwa kejadian keracunan itu terjadi pada Selasa, 9 Mei 2023 sekitar jam 9.20 WIB. Murid saat itu dibagi makanan sehat. Makanannya berupa nasi goreng sosis, sosis solo, roti kukus dan minuman jambu kemasan.
"Sekitar jam 9.20 WIB anak-anak makan. Sekitar jam 9.45 WIB anak pertama ada mual dan muntah. 15 menit kemudian disusul 20 anak muntah muntah," katanya.
Tindakan pertolongan pertama dari guru diberi minum susu putih. Kemudian berangsur membaik. Setelah itu pukul 10.30 WIB pihak sekolah menghubungi Dinkes melalui dan menghubungi Puskesmas Imogiri 1 dan dilakukan tindakan pemeriksaan.
"Ada empat anak yang lemas kemudian dirujuk ke Puskesmas. Setelah dari Puskesmas ke empat siswa sudah boleh pulang dan diberikan obat," ucapnya.
Sementara yang ke 22 anak bergejala ringan dan di hari itu juga sudah berangsur sembuh tidak lagi sakit perut dan pusing. Selanjutnya pada Rabu, 10 Mei 2023 pihaknya juga memantau dari grup. Semua siswa kelas 5b sudah membaik dan sudah terkondisikan.
"Dari pihak madrasah mengadakan kunjungan ke siswa yg berdampak. Dan alhamdulillah sudah membaik semuanya," pungkasnya.
Di hari yang sama sekitar pukul 07.30 WIB - 08.15 WIB diadakan wawancara dari Dinkes Bantul dan Puskesmas Imogiri 1 terkait keracunan massal tersebut. Petugas mengambil sampel makanan dan untuk menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan akan keluar sekitar 14 hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.