38 Jembatan di Gunungkidul Rusak, Pemkab Lakukan Perbaikan Bertahap
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Ilustrasi dana./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 677 balai dusun di Gunungkidul akan diperbaiki di tahun ini. Perbaikan itu dilakukan anggaran yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais) senilai total Rp16,9 miliar.
Kepala Bidang Perencanaan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Agus Sugiarto mengatakan di Gunungkidul ada 1.429 dusun. Rencananya tahun ini ada 677 balai dusun yang diperbaiki.
Menurut dia, perbaikan menggunakan anggaran Danais yang digelolntorkan di tahun ini. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemda DIY, masing-masing balai dusun dialokasikan dana perbaikan sebesar Rp25 juta. “Ada 677 dusun yang diperbaiki. Jadi, kalau ditotal pagunya mencapai Rp16,9 miliar,” kata Agus, Senin (15/5/2023).
BACA JUGA: Pemanfaatan Danais, Balai Budaya dan Showroom UMKM Beri Manfaat untuk Warga
Dia menjelaskan, kegiatan perbaikan untuk standarisasi bangunan di balai dusun. Adapun dasar pertimbangan yang pertama, untuk menegaskan kedudukan dusun sebagai bagian penting dari lembaga kalurahan.
Oleh karena itu, lanjut Agus, sesuai dengan Pergub DIY No 131/2018 tentang Penugasan Urusan Keistimewaan, maka dusun juga bagian dari pengampu urusan Keistimewaan.
Adapun pertimbangan kedua, yakni untuk membumikan keistimewaan DIY sampai ke tingkat masyarakat di dusun, kalurahan sebagai salah satu unsur penting dalam pengembangan keistimewaan DIY di masa-masa mendatang. “Programnya sudah mulai disusun dan rencananya dana pembangunan digelontorkan melalui bantuan keuangan khusus,” kata Agus.
Senada, Kepala Kundha Kabudayan atau Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Choirul Agus Mantara mengatakan pembangunan balai dusun di Gunungkidul akan dilaksankaan tahun ini. “Pada awalnya dipasrahkan ke kami [Dinas Kebudayaan] tapi dikarenakan tidak mengetahui unsur teknis dalam infrastruktur maka penanganan dilakukan langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Minera [DPUP-ESDM] DIY,” katanya.
Menurut Mantara, pelaksanaan pembanguann dilakukan melalui BKK dari Pemerintah DIY. Ia tidak menampik, program pembangunan balai dusun tidak berbeda jauh dengan pembuatan tugu penanda keistimewaan di masing-masing kalurahan.
“Setelah kalurahan sekarang menyasar ke balai dusun. Tentunya ada desain khusus dalam pembangunan sehingga balai dusun memiliki cirikhas tentang keistimewaan DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.