Menyapa Sasak Ende, Saat Tradisi Menyambut Wisatawan
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho/dok
JOGJA—Dana Keistimewaan (Danais) DIY terus diupayakan memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan balai budaya dan showroom yang dapat dipakai untuk produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Sistem pembangunan terpadu antara balai budaya dengan showroom ini telah berjalan di DIY menggunakan Danais. Salah satunya di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul. Bangunan balai budaya dan showroom UMKM telah diresmikan pada akhir 2022 lalu. Terbukti bangunan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho menjelaskan pembangunan balai budaya memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi sehingga ada ruang untuk tempat showroom bagi UMKM. Akan tetapi ada beberapa desa yang terpisah antara balai budaya dengan showroom.
"Ini tergantung luas tanah, kalau balai budaya itu biasanya 2.000 meter persegi, bisa terpadu sekalian ada showroom atau tempat display untuk UMKM," kata Aris belum lama ini.
BACA JUGA: Tahun Ini 9 Kalurahan Dapat Danais untuk Pemanfaatan Tanah Kas Desa
Ia menambahkan salah satu pembangunan yang telah dilakukan di Giripurwo, Purwosari, Gunungkidul. Balai budaya diintegrasikan dengan showroom Kalurahan Prima. Selain sebagai tempat kegiatan seni kompleks balai budaya ini diharapkan bisa menjadi titik kumpul atau banyak masyarakat yang datang sehingga memberikan dampak pada produk UMKM yang dipamerkan di showroom. Pembangunan itu merupakan kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga menjadi satu kesatuan.
"Untuk yang Giripurwo ini balai budaya kemudian sebelahnya ada gerai UMKM yang program Kalurahan Prima [program Kalurahan Prima juga didanai pakai Danais]," katanya.
Pembangunan balai budaya di Giripurwo, Purwosari tersebut menggunakan Danais sebesar Rp1 miliar. Adapun untuk pembangunan gerai atau showroom UMKM sekitar Rp250 juta.
Lurah Giripurwo Purwosari Gunungkidul Supriyadi mengatakan bantuan Danais untuk membangun balai budaya dan showroom tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain untuk kegiatan kesenian, warga memiliki ruang dalam mengembangkan ekonomi melalui produk UMKM.
"Program ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda DIY, Gubernur DIY yang telah mendukung Kalurahan kami," katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.