Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Lapas Kelas IIA Yogyakarta atau Lapas Wirogunan sisi depan./Lapas Kelas IIA Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA—Lapas Kelas II A Yogyakarta atau Lapas Wirogunan melakukan berbagai upaya agar bangunan baru yang sudah dikembalikan ke fasadnya itu tidak tercemari tindakan yang mengarah ke asusila. Hal itu merespons adanya orang pacaran di depan lapas yang sampai berani berciuman bahkan berpelukan.
Untuk diketahui, bagian depan Lapas Wirogunan sudah dipugar dan dikembalikan sesuai fasad zaman kolonial Belanda. Tampilannya kini menjadi cantik dengan tambahan ornamen lampu dan kursi.
Sayangnya, tempat tersebut justru dipakai pasangan muda untuk pacaran saat malam hari. Bukan pacaran yang sekadar ngobrol, namun berbagai sumber menyebut banyak pasangan yang sampai melakukan ciuman bahkan pelukan.
"Sering bgtt kejadian anak" muda pacaran di depan kantor kuu di dpn halaman lapas Wiroo" . Mereka pacaran kaya ngga pny ettitude sam sekali. Yg cium" an lahh, peluk"an," tulis salah satu sumber yang diunggah Instagram @merapi_uncover.
Kepala Lapas Kelas II A Wirogunan, Soleh Joko Sutopo mengakui pemugaran gedung yang dibuat menjadi lebih ikonik itu pasti menimbulkan sisi positif dan negatif. "Inilah, semua ada positif negatifnya," tuturnya kepada Harianjogja.com.
Baca juga: Bikin Resah! Muda-Mudi Nekat Ciuman saat Pacaran di Depan Lapas Wirogunan
Tak tinggal diam, pihaknya saat ini sedang merancang cara agar Lapas tidak disalahgunakan ke hal-hal yang mengarah ke tindakan asusila. "Kami selalu melaksanakan kontrol juga kalau malam. Kami kerjasama juga dengan polsek Pakualaman," tutur Soleh.
Imbauan secara lisan dan tulisan sudah dilakukan. Berikut ini foto-foto petugas Lapas saat melakukan kontrol terhadap para pasangan muda yang ada di depan gedung Lapas. Foto-foto bersumber dari Lapas Wirogunan.

Dua petugas dengan seragam biru muda dan seragam hitam merupakan pegawai Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Setiap malam mereka patroli di depan gedung untuk mengingatkan para muda-mudi agar memanfaatkan gedung lapas sebagaimana mestinya.

Petugas mengingatkan para muda-mudi bahwa gedung Lapas bukan tempat untuk melakukan tindakan yang mengarah ke asusila, misalnya ciuman atau berpelukan.

Lapas Wirogunan juga mengingatkan masyarakat melalui sebuah poster yang menggelitik. Poster bergambar dua monyet berciuman tersebut mengingatkan bahwa narapidana saja beretika dan punya rasa malu, sehingga harapannya masyarakat di luar juga lebih beretika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.