Advertisement

Bikin Resah! Muda-Mudi Nekat Ciuman saat Pacaran di Depan Lapas Wirogunan

Bernadheta Dian Saraswati
Selasa, 16 Mei 2023 - 07:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Bikin Resah! Muda-Mudi Nekat Ciuman saat Pacaran di Depan Lapas Wirogunan Suasana apel siaga persiapan Lebaran di Lapas Kelas IIA Wirogunan Jogja, Rabu (12/5/2021). - Harian Jogja/Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Belakangan Lapas Kelas II A Yogyakarta atau Lapas Wirogunan menjadi perbincangan publik. Bukan karena kemegahan gedung bagian depan yang sudah dikembalikan sesuai fasadnya tetapi karena aksi muda-mudi yang pacaran secara berlebihan di depan gedung tersebut.

Bukan pacaran yang hanya sebatas ngobrol sambil ngopi berdua, tetapi disebutkan oleh sumber bahwa mereka sudah sampai berciuman meski lokasinya di pinggir jalan raya. Hal itu pun memantik seorang sumber untuk mengungkapkan keresahannya itu melalui media sosial.

Advertisement

Penuturan salah satu sumber tersebut kemudian diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover melalui sebuah postingan di feed Instagramnya.

Ada dua foto yang diunggah yang memperlihatkan sepasang muda-mudi duduk di depan Lapas. "Slide pertama: pass cewe ee cium" pipi nee. Jelas" itu posisi ada org bynk. Slide kedua: cowo e habis peluk" cewe ee," tulis @merapi_uncover dikutip Harianjogja.com, Selasa (16/5/2023).

Aksi sepasang remaja itu terlampau nekat meski berada di tempat umum. Sumber pun menyebut aksi mereka tidak sopan. "Sering bgtt kejadian anak" muda pacaran di depan kantor kuu di dpn halaman lapas Wiroo" . Mereka pacaran kaya ngga pny ettitude sam sekali. Yg cium" an lahh, peluk"an," tulis sumber tersebut. 

Baca juga: Puskesmas Depok 1 Sleman Ditembaki Satpam, Motifnya Sakit Hati Dipecat

Bahkan ia menyebut aksi semacam itu juga dilakukan saat bulan puasa. "Wkt bulan puasa itu jam" ngabuburit yhaa ada yg bgt, mereka ciuman di bibir mlh. Ngepasi aku dr arah perumahan pegawai LP mau ke kantor. Walahh min.. ngepasisi atasanku nyapa aku lewat jendela..," lanjut dia. 

Parahnya, para muda-mudi pacaran itu acuh dan tetap cuek. Sumber pun sempat mengingatkan kepada yang bersangkutan. Melalui media sosial, ia juga mengusulkan agar di depan kantor dipasang kamera CCTV. 

"Setidak e suaraku ini di tindak tegas laa min sm warga Jogja. Jujur minn risih bgtt di liat org" apalagi jg di stu bkn dr org jogja sendiri yg berkunjung. Dan itu kii rata" yaa bocil" gt, bahkan ada yg driver ojol yang masih muda. Wess pokok ee nyepet"i mata lah nek di liat," tegasnya.

Ternyata keluhan dari sumber tersebut juga dirasakan banyak orang. Hal itu terlihat dari banyak tanggapan yang muncul di kolom komentar. 

"Akhirnyaaa ada yang bersuara, kemarin aku liat ada yang pacaran ampe mo ciuman disana aku cuma lewat sambil gelii jijik gimanaaa gitu thanks ada yang menyuarakan ," tulis warganet. 

"Wkwk akhirnya tersampaikan juga. Terimakasih udah berani speak up," sambung akun yang lain. 

"Apalagi kalo kewat jam 10an keatas. Itu penuh pasang2an dan duduknya pada rapet rapet huhuhu," tutur salah satu akun. 

Akun lain juga menyayangkan aksi para muda-mudi itu. Mereka berpendapatan, upaya Lapas melakukan pemugaran untuk mengembalikan bentuk bangunan kembali ke fasad zaman Belanda justru tercoreng dengan aksi anak-anak muda yang pacaran di luar attitude seperti itu. 

"Maksud dan tujuan nya depan lapas situ dibuat tempat santai dengan konsep ruang publik saya yakin agar sekitar lingkungan lapas itu tidak terkesan menyeramkan dan bisa untuk orang bercengkrama. Tapi sayangnya malah ada segelintir orang yang malah mencoreng essensi tujuan dibentuknya ruang publik didepan lapas itu, yg jelas perbuatan itu melanggar norma kessusilaan dan dalam norma agama itu sudah perbuatan zina (zina yg diumbar didepan publik)," tulis salah satu akun. 

"Mbok ditegesi aja dikasi tulisan, yang pacaran disini masuk penjara kalau gak mau gitu langsung diusir aja sama petugas lapasnya..kok iso2ne nduwe ide pacaran nang lapas koyok raono nggon liyane sing luwih nyaman ????????," tulis akun lain heran. 

Kepala Lapas Kelas II A Wirogunan, Soleh Joko Sutopo mengakui bahwa pemugaran gedung yang dibuat menjadi lebih ikonik itu pasti akan ada sisi positif dan negatifnya. "Inilah, semua ada positif negatifnya," tuturnya kepada Harianjogja.com. 

Tak tinggal diam, pihaknya saat ini sedang merancang cara agar depan Lapas tidak digunakan pasangan muda-mudi untuk melakukan aksi pacaran yang berlebihan dan mengarah ke tindakan asusila. "Kami selalu melaksanakan kontrol juga kalau malam. Kami kerjasama juga dengan polsek Pakualaman," tutur Soleh. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Instagram

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Buka Opsi Penyidikan Dugaan TPPU Dana Hibah APBD Provinsi Jawa Timur

News
| Sabtu, 20 Juli 2024, 09:47 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement