Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Petugas gabungan melaksanakan patroli dan imbauan ke pemilik warung di wilayah Seyegan, Kamis (25/5/2023)/ist Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Petugas gabungan dari Sat Sabhara dan Satreskrim Polresta Sleman berpatroli di wilayah Seyegan dengan sasaran warung-warung yang sering digunakan untuk nongkrong pelajar.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, Kompol Deni Irwansah, menjelaskan razia tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan atau sering disebut klithih. Kegiatan ini untuk menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Sleman.
BACA JUGA: Sosialisasi Pemanfaatan Tanah Kas Desa di Sleman Digencarkan
“Bila ditemukan para pelajar yang melanggar hukum, petugas akan melakukan tindakan secara tegas,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (26/5/2023).
Adapun jika dalam patroli tersebut tidak ditemukan pelanggaran hukum, petugas di lapangan melakukan imbauan kepada pelajar dan pemilik warung. "Kami imbauan pemilik warung yang sering digunakan nongkrong pelajar, untuk memberitahu kalau ada siswa nongkrong di luar jam sekolah agar pulang," katanya.
Ia mengimbau pelajar yang berkumpul di luar jam sekolah untuk tidak mengikuti apabila ada ajakan alumni untuk melaksanakan tawuran ataupun tindakan yang melanggar hukum. "Apabila terlihat ada indikasi pelajar ingin kumpul-kumpul untuk bentrok harap hubungi 110. Ini sebagai antisipasi kenakalan remaja," kata dia.
Di samping itu, petugas juga memberikan imbauan Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ruang-ruang kelas. Sebelum patroli pun pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak sekolah dan mendapatkan respons yang positif.
BACA JUGA: Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Gerombolan Remaja di Kulonprogo Dibubarkan Polisi
Ia memastikan patroli menjadi kegiatan rutin di setiap wilayah terutama yang terindikasi menjadi basis pelajar berkumpul. "Patroli seperti ini akan kami rutinkan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan yang melibatkan anak di bawah umur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Jayapura, menjadi pembawa baki bendera saat penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Petani muda Rejo Farm di Sleman menghias ratusan melon dengan tema pejuang merah putih untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sri Sultan HB X menegaskan kedaulatan, keadilan dan kemakmuran harus menjadi laku bangsa dalam membangun Indonesia.
BGN menutup 1.300 SPPG yang tidak memenuhi standar keselamatan pangan dan menyiapkan test kit kimia untuk mendeteksi racun.