256 RTLH Gunungkidul Diperbaiki, Target Tuntas Akhir September
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.
Kelelahan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit saat musim kemarau. Langkah efektif dalam pencegahan yakni dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan musim kemarau identik dengan suhu yang panas. Kondisi ini berpotensi menurunkan daya tahan tubuh karena dehidrasi sehingga rentan terserang sejumlah penyakit.
“Sama seperti saat musim hujan harus mewaspadai penyakit seperti DBD, saat kemarau juga ada,” ungkapnya, Senin (5/6/2023). Beberapa penyakit yang harus diwaspadai di antaran infeksi saluran pernafasan (Ispa) dan radang mata akibat terkena debu.
Selain itu, juga ada potensi lain seperti penyakit kuli dikarenakan sumber air yang mengalami penyusutan. Untuk mencegah terjadinya dehindrasi, masyarakat Gunungkidul diminta banyak meminum air putih. Daya tahan tubuh juga bisa dijaga dengan terus menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta rutin berolahraga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.
Prancis menyiapkan perubahan taktik saat menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mbappe dan Dembele tetap jadi andalan Les Bleus.
TNGM menegaskan seluruh jalur pendakian Gunung Merapi masih ditutup karena status Siaga Level III dan aktivitas vulkanik yang masih tinggi.
HP cepat habis meski jarang dipakai? Ketahui 7 penyebab yang sering tidak disadari dan cara mengatasinya agar daya lebih awet.
Norwegia yang lebih segar berkat rotasi pemain siap menghadapi Pantai Gading pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Prediksi skor 2-1.
Kemhan menghentikan latsarmil SPPI dan menggantinya dengan pembekalan bela negara serta manajerial usai lima peserta meninggal.