Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Kelelahan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit saat musim kemarau. Langkah efektif dalam pencegahan yakni dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan musim kemarau identik dengan suhu yang panas. Kondisi ini berpotensi menurunkan daya tahan tubuh karena dehidrasi sehingga rentan terserang sejumlah penyakit.
“Sama seperti saat musim hujan harus mewaspadai penyakit seperti DBD, saat kemarau juga ada,” ungkapnya, Senin (5/6/2023). Beberapa penyakit yang harus diwaspadai di antaran infeksi saluran pernafasan (Ispa) dan radang mata akibat terkena debu.
Selain itu, juga ada potensi lain seperti penyakit kuli dikarenakan sumber air yang mengalami penyusutan. Untuk mencegah terjadinya dehindrasi, masyarakat Gunungkidul diminta banyak meminum air putih. Daya tahan tubuh juga bisa dijaga dengan terus menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta rutin berolahraga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Dinkes Kulon Progo mencatat 64 kasus leptospirosis dan tujuh kematian sepanjang 2026. Petani menjadi kelompok paling rentan terpapar.
Simak cara melaporkan dugaan kecurangan TKA 2026, kanal pengaduan resmi, bukti yang perlu disiapkan, sanksi, dan jadwal ujian.
Indonesia mengirim 10 wakil ke Hylo Open 2026 di Jerman. Jonatan Christie berstatus juara bertahan, sedangkan Sabar/Reza unggulan pertama ganda putra.
Torino menjamu Como pada pekan kesembilan Serie A. Simak jadwal pertandingan, tren performa, prediksi susunan pemain, dan catatan pertemuan kedua tim.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo. Gol Fornazari menit ke-86 belum mampu menyelamatkan Super Elja.