Pakar UGM: Latsarmil Tidak Relevan dengan Tugas Manajer KDMP
Latsarmil KDMP telan 5 korban jiwa. Akademisi UGM minta evaluasi total karena dinilai tak relevan dengan tugas manajer koperasi.
Ilustrasi tarif parkir - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sektor pariwisata menjadi salah satu tulang punggung perekonomian di Kota Jogja. Meski demikian masih ada beberapa keluhan dari masyarakat terkait dengan pariwisata Jogja. Mulai dari kemacetan hingga ongkos parkir.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Agus Arif Nugroho menjelaskan kondisi lalu lintas Kota Jogja belum dikatakan macet. Pasalnya kendaraan masih bisa berjalan dengan lancar meski melambat. Dia menyebut yang dikatakan macet jika kendaraan tidak bisa bergerak selama berjam-jam.
Menurutnya terjadinya perlambatan di jalan adalah hal yang wajar sebagai kota destinasi wisata. Artinya banyak masyarakat yang berkunjung dan berwisata ke Jogja. Salah satu yang perlu dipahami adalah kebiasaan masyarakat yang masih menggunakan kendaraan pribadi, sehingga menimbulkan kepadatan lalu lintas.
"Kalau enggak macet Jogja gak akan jadi kota wisata, kami sadari habit orang masih menggunakan transportasi pribadi," ucapnya ditemui di Balai Kota Jogja, Selasa (6/6/2023).
BACA JUGA: Berlibur ke Jogja, Hindari 18 Jalan Rawan Macet Ini
Dia menjelaskan langkah yang bisa diambil untuk mengurai kepadatan adalah dengan manajemen rekayasa lalu lintas. Memaksimalkan infrastruktur yang ada misalnya dengan pemberlakuan jalan satu arah.
"One way traffic kayak di jalan Gondomanan ini coba dikomparasikan dengan 3-4 tahun lalu. Jadi mengomparasikannya enggak lantas dengan persepsi, tetapi dengan data. Seperti apa Jalan Mataram, Jalan Suryotomo dan Pasar Kembang, kan mengalir," ujar dia.
Selain dengan rekayasa lalu lintas, dia juga mengajak masyarakat untuk mau beralih ke transportasi publik. Sehingga kepadatan di jalan bisa ditekan. Dia mengibaratkan jalanan sebagai ember yang diisi air terus menerus dengan kapasitas yang sama maka akan meluber.
"Kalau enggak semua pihak berkontribusi mau seperti apapun jalan, mau dilebarin kayak apa pun, kalau ditambah terus [kendaraan]. Kalau enggak ada peran serta semua pihak ini jadi mustahil [terurai], meskipun cara-cara lain juga kami lakukan," ucap dia.
Selain keluhan macet, wisatawan di Kota Jogja juga mengeluhkan soal parkir nuthuk. Menanggapi hal ini Agus mengatakan itu adalah persepsi masyarakat. Sebab ongkos parkir yang ada sudah sesuai dengan Perda Perparkiran. Jika ada yang tidak sesuai aturan, Dishub menegaskan akan ditindak.
Dia mencontohkan ada yang mengeluh parkir Rp50.000 Mobil Elf di Senopati. Padahal ongkos parkir tersebut sudah sesuai dengan aturan. "Ini salah satu strategi, kota dengan daya tampung dan daya dukung yang kecil kami mau enggak mau harus berlakukan yang premium. Di transportasi namanya push, dorong orang ke transportasi publik dan pull salah satunya tarif parkir. Lalu jalan berbayar road pricing itu namanya, ganjil genap," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan di situasi tertentu rekayasa lalu lintas seperti ini harus dilakukan. Sebab limpahan volume kendaraan yang tinggi. "Oleh karena itu saya mohon pemahaman didukung management lalu lintas," lanjutnya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo mengatakan pembangunan pariwisata Jogja tidak hanya terfokus di Malioboro. Tetapi akan dikembangkan juga lokasi-lokasi lain sehingga bisa menjadi alternatif wisata, misalnya Kotabaru.
Menurutnya kendala dalam mengembangkan pariwisata di Jogja adalah keterbatasan pada lahan. Sehingga lebih fokus ke pemberian makna terhadap destinasi yang sudah ada. "Kemudian dinarasikan dengan story telling, juga dibalut dengan ekonomi kreatif. Ini juga bagaimana kami hadirkan pariwisata yang berkualitas. Kami mencoba untuk tidak mendasarkan pada kuantitas," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Latsarmil KDMP telan 5 korban jiwa. Akademisi UGM minta evaluasi total karena dinilai tak relevan dengan tugas manajer koperasi.
Hasil FP1 MotoGP Jerman 2026: Raul Fernandez tercepat, kalahkan Marquez 0,051 detik. Bagnaia posisi 19. Persaingan sengit di Sachsenring.
Rekomendasi HP terbaik untuk usia 40 tahun ke atas: Samsung Galaxy A56, Redmi Note 15 Pro, iPhone 16e, vivo V60, Oppo Reno15, A36, dan realme C85. Layar besar,
Presiden Prabowo mengungkap 240 BUMN telah ditutup dan menargetkan 800 perusahaan ditertibkan hingga akhir 2026. Langkah ini disebut menghemat hampir Rp70 trili
Stadion Sultan Agung Bantul mulai direnovasi untuk menyambut Super League dan Championship musim 2026/2027. PSIM Jogja dan Persiku Kudus akan menggunakan SSA.
Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh aparatur negara berbenah dan melakukan introspeksi. Ia menegaskan rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan dan hukum harus