Nenek yang Lapar Dihakimi Massa karena Curi Kue di Pasar Niten, Begini Penjelasan Polres Bantul
Seorang nenek yang lapar dihakimi massa dan dipukuli setelah mencuri kue dari salah satu pedagang di Pasar Niten, Bantul, Sabtu (26/8/2023).
Ilustrasi Pemilu - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemahaman praktik penyelenggaraan pemilu butuh peningkatan, terutama untuk kalangan penyandang disabilitas, meski saat ini beragam materi pendidikan kepemiluan kepada penyandang disabilitas sudah dilakukan secara maksimal.
Anggota Komite Disabilitas DIY Salim Harama menyebut pendidikan kepemiluan sekarang ini sudah banyak melibatkan penyandang disabilitas.
“Walaupun saya tidak ikut tetapi teman teman sudah banyak dilibatkan dalam sosialisasi sebagai peserta pemilih,” ungkapnya, Selasa (6/6/2023).
BACA JUGA: Tes Digital Forensik Ponsel Mafia Tanah Kas Desa Rampung, Begini Penjelassan Kejati DIY
Namun ia meminta disabilitas bisa dimudahkan dalam antrean melalui petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat berada di tempat pemungutan suara.
Salim menyampaikan jika aksesibilitas dalam memilih perlu diperkuat lagi terutama dalam cara memilih. Salim berharap peran dari penyelenggara Pemilu diharapkan bisa selangkah lebih maju.
"Disabilitas ini kan punya keunikan selain punya keterbatasan dalam mobilitas ada masalah fleksibilitas bagaimana cara nyoblos cara mencontreng, supaya sah suara nya," katanya sembari menambahkan tidak ingin suara penyandang disabilitas tersia-siakan karena tidak mendapat pemahaman yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang nenek yang lapar dihakimi massa dan dipukuli setelah mencuri kue dari salah satu pedagang di Pasar Niten, Bantul, Sabtu (26/8/2023).
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.